ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Kemenkeu Masih Tanpa Kejelasan Soal PPnBM Sedan

Sabtu, April 9th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Ketetapan mengenai pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) bagi kendaraan roda empat di segmen sedan, sebesar 30 persen, masih dianggap terlalu tinggi. Ini menyebakan penjualan sedan di pasar domestik tak begitu menyenangkan, karena mahal.

Johannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan, pihaknya telah sejak lama mengajukan permohonan keringanan kepada Kementerian Keuangan, namun sampai ketika ini belum mendapat kejelasan.

“Diskusi ini telah dikerjakan sejak aku belum menjabat sebagai ketua, tepatnya saat kepemimpinan Pak Sudirman Maman Rusdi. Kemudian sampai ketika ini statusnya masih belum jelas. Namun, hal tersebut nampaknya telah jadi pembahasan di Kementerian Keuangan,” ujar Nangoi kepad KompasOtomotif,  Jumat (8/4/2016).

Nangoi melanjutkan, dirinya yakin dengan diturunkannya PPnBM buat sedan, di angka 10 persen dari 30 persen, mulai membuat angka penjualan mampu meningkat. Ini mulai sangat bagus sekali ke depannya.

“Kalau mampu terealisasi mulai sangat bagus, karena pasar sedan kecil (di bawah 1.500cc) dapat naik. Jika pasar domestik milik respon bagus dan terbuka, maka mampu menarik investor masuk. Lebih dari itu, ekspor juga dapat semakin berjalan, ini arahnya memang ke sana,” ujar Nangoi.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menyampaikan, kalau pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Gaikindo. Namun, terkait dengan permohonan menurunkan PPnBM, Kemenperin menyerahkannya pada Kemenkeu.

“Nantinya mulai kalian bahas bersama Menteri Keuangan, lagipula yg paling mengerti hitung-hitungannya mereka,” ujar Menperin.

Jika melongok Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2013 pada pasal 2 ayat 4, tertulis bahwa sedan dengan kapasitas silinder sampai 1.500 cc, dikenakan PPnBM sebesar 30 persen. Sementara segmen MPV atau disebut dalam pasal 2 ayat 2 sebagai kendaraan “bukan sedan”, dengan kapasitas silinder 1.500cc, cuma 10 persen.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Pameran Otomotif Nasional 2016

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kemenkeu Masih Tanpa Kejelasan Soal PPnBM Sedan

Rabu 13 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Toyota Sienta yakin diri sebagai pemain baru di segmen MPV, meskipun sebelumnya kompetitor Toyota seperti Honda sudah launching model yg sekelas, Honda Freed.…

Selasa 3 Mei 2016 | Berita Otomotif

Surabaya, KompasOtomotif – PT Garansindo Inter Global dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akhirnya mendebut sepeda motor listrik Gesits di Gedung Riset Mobil Listrik, Surabaya,…

Selasa 12 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 tidak melulu soal produsen otomotif beserta industri komponen. Para pabrikan aksesoris elektronik yg terkait dengan…