Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Kawasaki Ogah Jualan “Motor Sport Murah” Lagi

Jumat, Februari 26th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Persaingan Sepeda Motor Sport di Indonesia terutama di kelas 150 hingga 250cc sedang sengit. Melihat pasar tersebut telah banyak pemainnya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) justru mulai meninggalkan segmen itu.

Michael Candra Tanadhi, Deputy Head Sales Dept. Marketing and Sales Division KMI, menuturkan, ke depan akan tahun ini, KMI tak mulai lagi bermain di segmen motor tersebut atau motor sport dengan banderol di bawah Rp 30 jutaan.

“Kita mulai lebih fokus ke motor sport premium atau dijual Rp 40 jutaan ke atas,” kata Michael usai acara peluncuran Kawasaki Z125 di Pit Stop Karting, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (24/2/2016).

Menurut Michael, meski persaingan pasar tersebut sedang sengit, KMI tak mau terus-menerus terjun di segmen itu. Sebab, yg dicari oleh Kawasaki Indonesia bukan sekedar volume penjualan, tapi lebih kepada kepuasan konsumen.

Aditya Maulana, Otomania Kawasaki Z125 dilihat dari tampak depan.

“Kalau Z125 Pro itu kan bagi motor hobi. Setelah ini, motor baru kami tiga lagi di segmen sport premium semua. Meskipun volume penjualan di segmen motor Rp 30 juta ke bawah besar, tetapi kami tak peduli, itu tak persoalan untuk kita,” kata Michael lagi.

Setelah pensiunnya Ninja 2-tak di Indonesia, motor sport Kawasaki rata-rata memiliki banderol di atas Rp 30 jutaan. Paling mahal adalah Ninja H2 yg dijual Rp 660 juta.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kawasaki Ogah Jualan “Motor Sport Murah” Lagi

Rabu 9 Desember 2015 | Berita Otomotif

Tangerang, KompasOtomotif – PT Mazda Motor Indonesia (MMI) tidak mengurangi layanan terpadu bagi perbaikan eksterior mobil di salah sesuatu diler, yakni Mazda Tangerang. Bengkel yg…

Rabu 23 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Transmisi otomatik pada mobil lebih rentan rusak ketimbang transmisi manual. Selain milik komponen lebih kompleks, transmisi macam ini juga butuh perhatian ekstra.…

Kamis 17 Desember 2015 | Berita Otomotif

Tangerang Selatan, KompasOtomotif – Saat sistem peredam kejut sepeda motor rusak atau biasa disebut “mati” memang mengganggu. Masalahnya bukan cuma mengubah performa kendaraan tetapi juga…