Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Kapan Sistem Jual-Beli Mobkas Seperti Mobil Baru?

Jumat, Maret 4th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Bila muncul pertanyaan ada berapa mobil bekas (Mobkas) yg laku di Indonesia setiap tahun, jawabannya sukar didapat. Pasalnya tak ada data resmi yg mencakup segala transaksi Mobkas di Indonesia.

Beda seperti penjualan mobil baru yg mampu dimonitor lewat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), industri Mobkas tak milik asosiasi yg menaungi para pebisnis. Situasi yg terjadi sekarang, pelaku bisnis bermain di dunianya sendiri.

Kondisi seperti itu berpeluang dikembangkan agar bisnis Mobkas dapat teratur dan lebih dipercaya masyarakat.

Salah sesuatu pemain besar Mobkas di dalam negeri, Mobil88, yg yaitu divisi bisnis jual-beli Mobkas PT Serasi Autoraya, (anak Grup Astra International) juga mengaku kesulitan memerhatikan pasar Mobkas sebab acuannya belum ada.

“Kalau kalian bicara Mobkas susah dianalisa mendalam karena tak ada data,” ucap Chief Operating Officer Mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan, di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Investasi

Menurut Fischer bisnis Mobkas di Indonesia mampu dibuat seperti negara-negara maju yg telah beroperasi seperti penjualan mobil baru. Artinya, penjual Mobkas milik diler resmi sebagai penanda bentuk fisik dan berbadan hukum.

Fischer menjelaskan kedua hal itu wujud investasi yg mencerminkan keinginan bisnis jangka panjang. Hal ini mampu juga dianggap sebagai bukti bersiap dipercaya, sebab jualan Mobkas bukan berarti “beli putus” untuk konsumen.

“Tapi di Indonesia, silahkan cek sendiri. Kalau dari iklan koran atau online banyak yg tak berbentuk badan hukum. Cuma lapak-lapak saja seperti rumah, mencoba kami bayangkan pemainnya nggak punya bentuk fisik, mudah lari. Hari ini ada besok ga ada,” ujar Fischer.

Bila bisnis Mobkas diatur peraturan pemerintah yg lebih spesifik maka risiko mampu ditekan karena penyedianya jelas.

“Harapannya, kalian merasa sebagai bagian Astra telah memulai menjalankan bisnis Mobkas sesuai arahan pemerintah, baik perpajakan dan ketenagakerjaan. Cuma mungkin pemerintah sedikit belum terlalu memerhatikan. Apapun alasannya,, tetapi misalnya aturan perpajakan dan ketenagakerjaan di Indonesia harus diterapkan di Mobkas, seharusnya lebih rapi,” papar Fischer.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kapan Sistem Jual-Beli Mobkas Seperti Mobil Baru?

Sabtu 6 Februari 2016 | Berita Otomotif

Singapura, KompasOtomotif – BMW Group Asia resmi launching The New MINI Clubman di Museum of Art and Desain, Singapura, Jumat (5/2/2016). Ini menjadi langkah buat…

Jumat 20 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Uang menjadi kendala serius saat suatu negara menggelar ajang balap MotoGP. Selain sarana dan prasarana, suatu negara butuh uang dengan nilai mencapai…

Selasa 26 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi launching Yamaha Xabre. Versi naked dari Yamaha R15 ini dibanderol Rp 29,8 juta. Direktur Sales YIMM, Sutarya mengatakan,…