ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Kapan Harga Sedan Bisa Lebih Murah?

Kamis, Maret 31st 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Beli sedan di Indonesia sama seperti meminang mobil 4X4, sebab dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yakni. Jadi wajar bila harga jualnya mahal dan asumsinya hanya mampu dilirik kalangan atas. Penyetaraan ini yg membuat pasar sedan terus di bawah 3 persen pada volume nasional.

Kondisi itu terasa memberatkan langkah pengembangan otomotif oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Saat ini situasinya, tak ada satupun produsen yg memproduksi sedan kategori itu (sedan kecil) di dalam negeri kecuali Toyota dengan Vios/Limo.

Catatannya, produksi Toyota terbantu karena Limo dijual sebagai taksi dengan PPnBM sebesar 0 persen.

“Kalau soal PPnBM memang telah sejak dua tahun ini kalian mengusulukan kepada pemerintah buat menurunkan PPnBM sedan kecil dan SUV kecil dari 30 menjadi 10 persen. Supaya pasarnya dapat berkembang. Harganya kan nanti turun jadi orang mampu beli, berarti volume naik,” ujar Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gaikindo, di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Jongkie menyampaikan bila volume naik maka ada kemungkinan prinspial merek di Indonesia selain Toyota yg akan mempertimbangkan memproduksi sedan kecil di dalam negeri.

Diskriminasi

Ia mempertanyakan keputusan pemerintah terkait PPnBM sedan kecil. Menurutnya kenapa sedan dibedakan dengan kendaraan kategori yang lain seperti MPV, hatchback, atau 4X2, yg mampu PPnBM 10 persen.

“Bukan kita mau menurunkan pendapatan pemerintah, justru agar naik. Menurunkan pajak bukan berarti menuruntkan pendapatan pemerintah. Kalau 30 persen enggaada yg bikin dan engga ada yg jual,dapat duit dari mana? Nah kalau 10 persen yg bikin banyak, yg jual banyak, mampu PPnBM,” ujar Jongkie.

Usaha Gaikindo yakni ingin sedan mampu dijual lebih murah, lantas diproduksi di Indonesia. Langkah selanjutnya akan berpikir mengekspor sedan ke luar negeri. Pasar terbesar otomotif global yakni sedan dan SUV, sementara ini Indonesia unggul soal produksi MPV.

“Kami minta dan telah mengatakan kepada pemerintah dan presiden, bahwa ini perlu dicermati,” kata Jongkie.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kapan Harga Sedan Bisa Lebih Murah?

Rabu 20 Januari 2016 | Berita Otomotif

Bogor -Produsen motor India TVS cukup yakin diri dengan motor sport teranyar Apache RTR 200 4V. Motor ini ditargetkan terjual maksimal 1.000 unit per bulan. Tentu…

Sabtu 12 Maret 2016 | Berita Otomotif

Meulaboh -Toyota kembali memperluas jaringan outlet di Indonesia. Kali ini, Toyota meresmikan Outlet Dunia Barusa Meulaboh, yg mulai memberikan layanan penjualan dan purna jual kendaraan Toyota…

Senin 2 November 2015 | Berita Otomotif

Yokohama – Salah sesuatu dari empat mobil konsep yg disuguhkan Daihatsu Motor Company (DMC) di Tokyo Motor Show 2015, konsep Daihatsu Tempo dinilai memiliki potensi…