PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK ISUZU

Surabaya- Jawa Timur

Menu

Jelang Akhir Tahun, Daihatsu Indonesia Gelar Program Khusus

Sabtu, Oktober 31st 2015.

Tokyo – PT Astra Daihatsu Motor menggelar program khusus yg disebut dengan kejutan Daihatsu untuk konsumen di Indonesia menjelang akhir tahun. Untuk mempertahankan raihan pangsa pasar, dengan memudahkan pembelian buat konsumen menjadi alasannya.

“Program ini kita gelar buat memberikan kemudahan kepada konsumen dalam pembelian model-model Daihatsu,” tutur Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra di Tokyo, Jumat (30/10/2015).

Menurutnya, diantara program itu adalah keringanan cara pembayaran uang muka, program cicilan ringan, tenor atau jangka waktu kredit yg lebih panjang dan lainnya. Hanya, dia tidak bersedia menyebutkan besaran nominal maupun prosentase cicilan uang muka, besaran angsuran dan jangka waktu kredit yg ditawarkan, maupun hadiah yg bakal diberikan.

Soalnya, besaran tersebut tergantung dari tenor kredit. Tapi, yg pasti, cara ini diklaim sangat meringankan buat mereka yg memakai cara kredit.

“Selama ini 80 persen pembelian mobil di Indonesia dikerjakan secara kredit. Sedangkan sisanya secara tunai,” ucapnya.

Melihat fakta itulah, maka program ini juga diarahkan buat menolong mayoritas pembeli yg memakai cara pembayaran secara kredit. Namun, Amelia membantah program tersebut digelar bagi menghabiskan stok produk yg ada dan mengejar target penjualan.

Pernyataan serupa diungkapkan Marketing Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Head Office, Hendrayadi Lastiyoso, di tempat yg sama. Menurutnya, meskipun target penjualan mobil di Indonesia secara total sudah direvisi dari 1,2 juta menjadi kurang dari 1 juta unit.

“Namun, kita tak pernah merevisi target,” ujarnya.

Baik Hendrayadi maupun Amelia menegaskan, Daihatsu selama ini cuma berpatokan bagi meningkatkan perolehan pangsa pasar. Faktanya, kata Hendrayadi, raihan pangsa pasar Daihatsu justru melebihi target yg sudah diterapkan.

Jika pada awal tahun fiskal target pangsa pasar yg dipatok sebesar 16 persen. Kini raiahan itu sudah melebihi angka tersebut. “Memang, pasar secara umum menurun. Tetapi kita masih naik pangsa pasarnya. Mengapa?, karena saat yg lainnya menurun, kalian masih stabil atau masih lebih besar meski juga turun secara volume,” paparnya.

Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Jelang Akhir Tahun, Daihatsu Indonesia Gelar Program Khusus

Rabu 4 November 2015 | Berita Otomotif

Bandung – Sejumlah pelajar dari SMA di Kota Bandung, Jawa Barat mengikuti Safety Riding yg diselenggarakan oleh Yamaha Indonesia serta Polda Jawa Barat. Acara ini bertujuan…

Rabu 2 Desember 2015 | Berita Otomotif

London -Kehadiran mobil otonom alias mobil tanpa sopir diyakini tidak cuma bakal mengubah cara mobilitas masyarakat sehari-hari, tapi juga di macam olah raga balap yg baru.…

Jumat 22 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Melemahnya rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tahun lalu, masih berkelanjutan hingga ketika ini. Kondisi ini tentu menyulitkan para pebisnis otomotif, terutama…