Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Jangan Mimpi Ada Ducati Scrambler 250 Cc

Kamis, Februari 18th 2016.

Barcelona, KompasOtomotif – Tak mampu dipungkiri, Ducati Scrambler menjadi model baru yg segera disukai para penggemar sepeda motor. Tak cuma karena harganya lebih terjangkau, tapi juga berhasil memikat dari sisi desain. Aliran retro yg dipilih seolah menggiring orang bernostalgia, hingga membayangkan versi lebih murah lagi bermesin 250 cc.

Sempat beredar isu tersebut, bahwa Ducati sedang memikirkan derivasi produk dengan mesin paling kecil, 250 cc, khususnya bagi mengejar pasar Asia, termasuk India dengan permintaan sepeda motor yg sangat tinggi.

Namun seiring berjalannya waktu, rumors tersebut ditepis, dan Ducati menyatakan bahwa mesin 400 cc untuk mereka adalah yg terkecil.

Dalam peluncuran Scrambler Sixty2 di Barcelona, Spanyol, (16/2/22016), Project Manager Ducati Federico Sabbioni, kembali menegaskan bahwa perusahaan tidak ingin menjerumuskan image merek terlampau ke bawah dengan mesin berkapasitas 250 cc yg dianggap minim.

”Kami memikirkan angka 400 cc (terkecil), dan tak menjiplak Scrambler 30 tahun lalu. Kami ingin memunculkannya kembali di jalur sejarah, dahulu menambahkan teknologi kontemporer, inovasi, tetapi tetap mempertahankan gaya dan inspirasi dari sepeda motor retro,” kata Sabbioni.

Ducati memang milik varian Sixty2 pada Scrambler, terinspirasi dari pertama kali model ini dikenalkan pada 1962 dengan mesin 250 cc silinder tunggal.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Jangan Mimpi Ada Ducati Scrambler 250 Cc

Selasa 16 Februari 2016 | Berita Otomotif

Gothenburg, KompasOtomotif – Perangkat keselamatan mobil kantong udara alias airbag, awalnya diletakan di kemudi bagi melindungi pengemudi. Teknologi dan kebutuhan pun berkembang hingga posisinya beragam,…

Minggu 10 Januari 2016 | Berita Otomotif

Bogor – Sebuah angkot mengisi bensin non subsidi di SPBU Shell. Masa mobil mahal kalah sama angkot yg bensinnya Shell Super.Sumber: http://oto.detik.com

Rabu 17 Februari 2016 | Berita Otomotif

Perusahaan penyewaan kendaraan terintegrasi, TRAC- Astra Rent a Car, fokus mengembangkan segmen ritel atau business to customer (B2C) pada tahun ini. Ditargetkan segmen B2C mampu…