Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Jangan Biarkan Gesits Layu Sebelum Berkembang

Rabu, Mei 4th 2016.

Surabaya, KompasOtomotif – Triliunan rupiah selalu disedot para prinsipal asing dari pasar sepeda motor di Tanah Air setiap tahunnya, terutama dari Jepang. Indonesia dengan pasar 250 juta jiwa, yg mengonsumsi sekitar 6 juta-7 juta unit sepeda motor per tahunnya, yaitu pasar menggiurkan untuk pelaku industri otomotif manapun.

“Indonesia ini yaitu pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia, setelah China dan India,” ucap Muhammad Nur Yuniarto, Dekan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, menjawab KompasOtomotif, Selasa (3/5/2016).

Kini, melalui skema kerja sama antara Garansindo dan ITS, bisa menghasilkan karya sepeda motor berteknologi listrik pertama di Indonesia, Gesits. Produk ini boleh dibilang milestone perkembangan industri otomotif lokal Indonesia. Jangan sampai Gesits justru layu sebelum berkembang di negaranya sendiri yg milik potensi pasar besar.

M Nur mengatakan, Gesits yaitu karya anak bangsa, lahir dari tangan-tangan mahasiswa ITS. Para mahasiswa rela menghabiskan waktunya siang dan malam, tanpa digaji buat mewujudkan mimpi, Indonesia dapat milik kendaraan sendiri.

“Tolong, jangan sia-siakan (karya) mereka (para mahasiswa). Mereka bekerja telah tak seperti mahasiswa yang lain pada umumnya,” kata M Nur, sambil menahan isak.

Kompas.com/Alsadad Rudi EV Cub, sepeda motor listrik buatan Honda yg dipamerkan di Bangkok International Motor Show 2016. Bentuk motor ini terinspirasi dari Super Cab, sepeda motor bebek buatan Honda yg sempat laris pada era 1970-an.

Terusik

Menurut M Nur yg bergelar Doktor Manufacturing System Control, UMIST England, kelahiran Gesits dipastikan mulai mengusik merek-merek tradisional Jepang yg telah bertahun-tahun menikmati pasar Indonesia. Sebelum prototipe diperkenalkan, Honda bahkan segera memperkenalkan konsep “bebek” berteknologi listrik, bernama EV Cab di Bangkok Motor Show, Maret 2016.

“Coba lihat saja, belum lama aku menjadi keynote speaker bersama AISI, Honda segera mengeluarkan motor listrik. Jadi kalau dibilang terusik, telah pasti mereka,” kata M Nur.

Baca Juga: Motor Listrik Bebek Honda Bakal Sulit Dipasarkan

Honda menyatakan, nantinya produk ini mulai dipasarkan ke dua negara di dunia, termasuk kawasan Asia Tenggara, tentunya Indonesia, dengan rencana produksi global akan 2018. Meski demikian, Honda juga menyatakan, kalau memasarkan sepeda motor listrik yaitu hal yg sulit dilakukan, mengingat budaya produk konvensional (mesin bensin) yg telah mengakar puluhan tahun.

Juga, terkait harga baterai yg membuat banderol macam sepeda motor ini tak kompetitif dalam hal harga.

“Pemerintah dalam hal ini harus melakukan sesuatu. Jangan sampai segmen ini juga cuma dinikmati merek-merek asing nantinya. Ini harus dilindungi,” kata M Nur.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Jangan Biarkan Gesits Layu Sebelum Berkembang

Minggu 27 Desember 2015 | Berita Otomotif

Wina, KompasOtomotif – Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) memprediksi kebutuhan minyak buat bahan bakar kendaraan tetap tinggi dalam empat dekade ke depan. Ditinjau…

Selasa 3 Mei 2016 | Berita Otomotif

Vienna, KompasOtomotif – Mesin diesel digadang jadi salah sesuatu penyebab polusi udara di Eropa, citranya makin negatif setelah “dieselgate” Volkswagen ketahuan di Amerika Serikat. Meski…

Minggu 15 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Google kini menjadi pemimpin dalam penelitian proyek self-driving car atau mobil kemudi otomatis karena perangkat lunak menjadi kunci terwujudnya kendaraan ini, demikian laporan…