Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Jadi Perusahaan Terbuka, Ferrari Genjot Produksi?

Senin, Januari 18th 2016.

Detroit -Setelah resmi menjadi perusahaan terbuka dengan menjual sahamnya kepada publik, Ferrari memiliki strategi anyar. Pabrikan ini dikabarkan mulai menggenjot produksi  yang  ketika ini 7.000 unit per tahun menjadi 9.000 unit per tahun pada 2019 nanti.

Sebuah laporan yg dilansir Inautonews, Senin (18/1/2016) menyebut sinyalemen penggenjotan produksi itu diungkapkan Chief Fiat Chrysler Automobile (FCA) Sergio Marchionne yg yaitu salah sesuatu pemegang saham mayoritas Ferrari. 

“(Tetapi) Kami perlu melihat apakah pasar dapat menyerap 9.000 unit, sebelum kalian ke sana (menggenjot produksi hingga 9.000 unit per tahun),” ujarnya di sela-sela acara North American International Auto Show  2016 di Detroit, Amerika Serikat.

Soalnya, Ferrari  terus berpegang teguh pada prinsip eksklusifitas. Hal ini sejalan dengan visi yg ditetapkan oleh pelopor Ferrari pada 1947 lalu. Visi dan prinsip itu adalah, Ferrari memproduksi sebuah mobil dalam jumlah yg lebih sedikit dari permintaan pasar. “Selama kalian memperhatikan aturan itu, maka kami mulai baik-baik saja,” tuturnya.

Selama ini, Ferrari juga terbukti juga tidak berminat bagi memperluas varian yg diproduksi yg berbeda dengan varian yg sudah sejak awal dibuatnya. Misalnya, pabrikan ini tak mau memproduksi sport utility vehicle (SUV), meskipun ketika ini banyak pabrikan mobil mewah atau bahkan supercar yg memproduksi mobil macam ini.

Lembaga konsultan dan penelitian otomotif, HIS Automotive, Ferari masih mulai mengandalkan pasar tradisionalnya, yakni Amerika Serikat buat menjajakan produknya. Pasar Negeri Paman Sam itu diperkirakan masih mulai menyerap 35 persen produk Ferrari pada 2020. Naik dari angka 30 persen tahun lalu. Total penjualan Ferrari  ketika itu sebanyak 7.700 unit, atau meningkat 500 unit dibanding 2014 yg sebanyak 7.200 unit.

Menurut Massimo Vecchio, analis sebuah perusahaan konsultan di Milan, Mediobanca, pendapatan Ferrari juga bakal berlipat seandainya sudah menjual 9.000 unit per tahun. Sepanjang tahun dulu perolehan laba Ferrari mencapai US$ 1,19 miliar atau sekitar Rp 16,42 triliun pada 2014. (ddn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Jadi Perusahaan Terbuka, Ferrari Genjot Produksi?

Jumat 22 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Sebagai wakil satu-satunya dari segmen kendaraan niaga, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) tersenyum dapat tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016.…

Jumat 29 Januari 2016 | Berita Otomotif

Yogyakarta, KompasOtomotif – Setelah peluncuran generasi terbaru Toyota Fortuner di Jakarta, minggu lalu, banyak yg menganggap karakter mobil ini berubah. Kesan tangguh yg selama ini…

Sabtu 31 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Tokyo, KompasOtomotif – Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) pasang target tinggi mencapai penjualan global 300.000 unit pada 2020. Di tahun yg sama, ketika…