Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Yang Mendasari Konsumen Ford Ingin Ajukan Gugatan

Kamis, Januari 28th 2016.

Jakarta -Menyusul keputusan Ford Motor Indonesia (FMI) bagi hengkang dari pasar Indonesia, konsumen setia Ford, David Tobing berniat mengajukan gugatan. Salah sesuatu hal yg mendasari gugatan itu adalah surat pernyataan jaminan yg dibuat importir bagi menjamin pelayanan purna jual.

“Kita harus lihat, di peraturan Menteri Perindustrian, kalau ada sesuatu importir yg mau masukin mobil, dia harus mengisi formulir pernyataan jaminan dari Menteri Perindustrian,” kata David Tobing, konsumen setia Ford sekaligus pengacara perlindungan konsumen, kepada detikOto.

Berikut contoh surat pernyataan jaminan sebagaimana dikutip dari laman Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Dalam surat teresebut tertulis jelas bahwa perusahaan importir menyanggupi buat menyediakan fasilitas perawatan/perbaikan dan penyediaan suku cadang kendaraan bermotor yg diimpor. Perusahaan juga dapat memiliki bengkel sendiri atau bekerja sama dengan bengkel lain.

Kalau terbukti tak memenuhi pernyataan jaminan ini, perusahaan importir bersedia buat dituntut di pengadilan. Itu lah salah sesuatu hal yg mendasari konsumen Ford ingin mengajukan gugatan.

Memang, Ford Motor Indonesia berkomitmen buat menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah FMI resmi pergi dari Indonesia. Namun, David tidak yakin dengan komitmen itu selama belum ada jaminannya.

“Logikanya gini, saat dia tiba mengimpor mobil, dia bikin perjanjian, nah kalau perusahaan yg bikin pernyataan ini enggak ada lagi gimana? Siapa yg bersedia dituntut. Jadi, justru yg aku sesalkan, pemerintah harus mengundang Ford buat membuat jaminan terhadap pelayanan purna jual ini. Di sini kan udah jelas tertulis, ‘terhadap mutu dan pelayanan purna jual’. Jangan sepihak. Kan katanya masih dijamin. Tapi siapa sih yg dapat memegang jaminan itu? Biar gimana juga kami udah dirugikan. Harganya juga udah pasti terjun bebas kalau kami jual bekas. Kalau dihitung matematis dapat kalian tuntut,” beber David.

“Kalau aku lihat di faktur, pengimpor-nya itu Ford Motor Indonesia, di bea cukainya juga. Jadi enggak mampu mengelak Ford Motor Indoneisanya. Kecuali dia menyatakan, dia mulai menunjuk ini (pihak lain) selama sekian tahun melakukan asistensi terhadap bengkel-bengkel ini. Kan harus begitu, jangan main tinggalin aja,” tambah David. (rgr/lth)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Yang Mendasari Konsumen Ford Ingin Ajukan Gugatan

Kamis 24 Maret 2016 | Berita Otomotif

Detroit – Orang Amerika terkenal suka dengan mobil-mobil bermesin besar yg haus BBM. Di masa lalu, pabrikan mobil aktif menyediakan mobil tipikal seperti ini meskipun…

Selasa 22 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Isu mobil bermerek nasional kembali naik kepermukaan setelah adanya pembangunan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. Otomatis, fakta ini kembali mengangkat cerita…

Minggu 6 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Pabrikan mobil yang berasal Prancis, Renault sudah menegaskan buat kembali lagi ke ajang balap Formula Satu (F1) akan tahun depan. Langkah ini dikerjakan buat memperkuat…