Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Tampang Terbaru Suzuki Alto Khusus Di Jepang

Kamis, Desember 24th 2015.

Tokyo -Suzuki pastikan mulai memperkenalkan tampang terbaru si mungil Alto di Jepang. Selain itu Suzuki juga pastikan Alto ini, cuma mulai diperkenalkan di Jepang saja.

Indianautosblog, Kamis (24/12/2015) mengabarkan, Alto terbaru ini mulai disapa Alto Works, dengan memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.500 mm, serta memiliki wheelbase mencapai 2.460 mm.

Selain itu desain yg lebih futuristik juga ditampilkan Alto Works. Sebut saja dengan spoiler yg di desain dengan lubang udara yg lebih besar, foglamp, pelek sporty dengan kaliper rem berkelir merah, serta headlamp yg berbentuk LED.

Kemewahan juga mencoba diberikan Suzuki pada si mungil Alto ini Otolovers. Sebut saja dengan penggunaan kursi Recaro, lantai dari karpet, serta stir yg dibalut dengan kulit.

Bicars soal mesin penggerak, Alto Works bakal mengusung mesin 3 silinder berkapasitas 658 cc turbocharged. Mesin ini pun diklaim bakal dapat menyemburkan 64 PS dan torsi 100 Nm, yg dikawinkan dengan 5 percepatan auto Gear Shift (AGS). Bahkan sistem ALLGRIP 4WD juga dikatakan mulai disajikan.

Suzuki pun menjanjikan Alto Works mulai miliki tingkat efisiensi bahan bakar terbaik. Dengan memiliki tangki hingga 27 liter, Suzuki Alto Works dijanjikan bakal dapat mencapai 23,6 km/l.

(lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Tampang Terbaru Suzuki Alto Khusus Di Jepang

Selasa 19 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Awali tahun 2016 Honda Prospect Motor (HPM) lakukan penetrasi pasar di segmen Low MPV, dengan luncurkan New Honda Mobilio. Kendaraan multi guna…

Selasa 17 November 2015 | Berita Otomotif

Pada tanggal 20 November nanti, gelaran Los Angeles Auto Show bakal resmi bergulir. Sejumlah mobil-mobil anyar bersiap melenggang di lantai pameran yg panas! Setidaknya mulai…

Senin 30 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -PT Proton Edar Indonesia (PEI) mengakui sudah melakukan pengurangan karyawan atau restrukturisasi. Hal itu dikerjakan dengan terpaksa karena situasi perekonomian yg mengharuskan menempuh kebijakan tersebut.…