Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Strategi Hyundai Hadapi Jepang Di Pasar Mobil Indonesia

Kamis, Februari 18th 2016.

Jakarta -Industri otomotif di Indonesia dikuasai oleh produsen yang berasal Jepang. Apa strategi produsen Korea Selatan, Hyundai menghadapi kompetisi tersebut?

Bagi Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno, persaingan dengan produsen mobil yang berasal Jepang terbilang relatif bagi kesulitannya. Masyarakat Indonesia dinilai Mukiat kini memiliki pengetahuan dan keterangan yg detail bagi memilih produk.

“Sulit itu kembali relatif ya. Konsumen Indonesia sekarang ini jauh lebih mengerti tentang mobil. Apalagi dengan banyaknya keterangan dari media. Konsumen yg tadinya tak suka otomotif pun lebih educates dari segi otomotif knowledgenya,” kata Mukiat.

Sebagai salah sesuatu strategi, Hyundai Mobil Indonesia memilih bagi bersaing dalam harga jual dengan produsen mobil yang lain yg ada di Indonesia.

“Jadi yg paling utama buat kalian ketika ini bermain di harga. Kenaikan harga dolar itu hampir 44 persen dari 2013 hingga 2015. Efeknya perusahaan tersebut harus mencari cara,” lanjutnya.

Selain bersaing dengan harga, Hyundai juga melakukan strategi dengan mengeluarkan empat produk baru pada tahun ini. Empat produk baru yg mulai diluncurkan pada tahun ini merupakan 2 model facelift atau penyegaran dan 2 model baru.

“Kami mempersiapkan 4 produk baru. 2 produk baru dan 2 facelift. Santa Fe adalah produk pertama yg kami luncurkan tahun ini. Model lainnya mulai kami luncurkan masing-masing di IIMS dan GIIAS. Karena waktunya kan sekarang juga berbeda,” terang Mukiat.

Bocoran segmen 2 model baru yg mulai diluncurkan tahun ini dibeberkan Deputi Direktur Pemasaran PT Hyundai Mobil Indonesia, Hendrik Wiradjaja. Ia menyebutkan segmen citycar dan SUV bakal menjadi model yg mulai dikeluarkan.

“Model baru SUV dan Citycar. 2 model ini telah diluncurkan global. Mudah-mudahan dolar bagus biar kalian dapat launching. Kalau terlalu tinggi (harga) ga dapat bersaing lebih baik ditunda,” ungkap Hendrik.

“Setting harga jadi problemnya. Kalau keadaan (ekonomi) baik kalian launching,” tandasnya.

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Strategi Hyundai Hadapi Jepang Di Pasar Mobil Indonesia

Selasa 12 Januari 2016 | Berita Otomotif

Sebuah game balap bernama Race Anywhere baru-baru ini sudah diluncurkan oleh produsen otomotif terkenal dunia, Volkswagen. Cukup mengejutkan memang, namun tampaknya itu mulai lebih dekat…

Selasa 15 Desember 2015 | Berita Otomotif

Chennai, KompasOtomotif – Redi-Go yaitu model ketiga Datsun di India setelah Go dan GO+. Untuk pertama kalinya, merek yg berada di bawah naungan Nissan ini…

Selasa 22 Desember 2015 | Berita Otomotif

Detroit -Ford Motor Company dikabarkan tengah melakukan pembicaraan intensif dengan Google buat membuat mobil otonom alias mobil yg dapat melaju tanpa keterlibatan sopir generasi anyar. Hasil…