Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Kata Dovizioso Setelah Disenggol Pedrosa

Senin, April 11th 2016.

Austin, KompasOtomotif – Pebalap tim Ducati Andrea Dovizioso tampaknya belum bisa berkah naik podium di beberapa seri terakhir MotoGP 2016 di Argentina dan Amerika Serikat. Dua kali telah ia dipaksa “menyium” aspal karena ulah pebalap lain, padahal peluangnya sangat besar setidaknya juara dua.

Apes pertama ia rasakan saat disenggol dari belakang oleh rekan setim Andrea  Iannone ketika berebut posisi kedua di GP Argentina. Sepeda motor Iannone tergelincir hingga ikut menyapu Dovizioso, malang untuk Ducati sebab kejadian itu berlangsung beberapa tikungan menjelang garis finis.

Dovizioso terpaksa menuntun motornya menuju finis dan akhirnya mendapat urutan ke-13 sedangkan Iannone tak dapat melanjutkan balapan lantas dihukum karena dianggap “terlalu yakin diri” ketika berusaha mendahului.

Insiden kedua terjadi pada lap ketujuh di GP Americas ketika Dovizioso yg sedang menempati posisi ketiga di depan Dani Pedrosa. Pebalap Repsol Honda itu kehilangan kendali sebelum masuk tikungan hingga akhirnya terseret di aspal, hempasan motor itu menyeret Dovizioso hingga terjatuh juga.

Pedrosa telah meminta maaf beberapa kali atas kejadian itu, pertama selepas keduanya terjatuh dan kedua saat menghampiri paddock Ducati setelah ia masuk pit pada lap ke-12. Belum ada informasi apa yg dibicarakan Pedrosa selama dua menit di sana.

Setelah itu Dovizioso menyampaikan tak ada cedera serius akibat kecelakaan itu. Ia menyampaikan dampaknya dapat saja lebih buruk lagi.

“Saya kenal Dani selama dua tahun. Dani bukan pebalap yg ambil banyak risiko. Semua orang ada batasnya. Kesalahan dapat saja terjadi. Tapi Dani bukan ‘Kamikaze’, yg coba mendahului setiap kali mengerem. Ketika seseoran melakukan kesalahan dan menyebabkan persoalan untuk pebalap lain, itu sangat buruk. Tapi ini berbeda dari Argentina,” jelas Dovizioso di paddock Ducati seperti diberitakan Crash.net, Senin (11/4/2016).

Dovizioso mengaku mengerem terlalu terlambat. Hal ini yg bikin ia melebar sebelum tertabrak. Ia menyampaikan Pedrosa tak fokus dan mengikutinya. Ketika Pedrosa mengerem telah terlambat buat mengoreksi keadaan.

“Tetap perasaan aku dengan sepeda motor tak 100 persen bertarung buat menang, tetapi aku sangat bahagia mendapat kemungkinan naik podium setiap lomba. Dari ketiga lomba aku pikir aku sudah melakukan strategi sempurna. Bukan salah aku atas apa yg terjadi. Saya tak dapat mengatur (kecelakaan),” kata Dovizioso.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Kata Dovizioso Setelah Disenggol Pedrosa

Sabtu 16 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – All New Honda Jazz mendapatkan predikat tingkat keselamatan terbaik, 5 bintang versi Euro New Car Assessment Program (NCAP). Hatchback Honda menjadi yg…

Senin 9 November 2015 | Berita Otomotif

Las Vegas  -Specialty Equipment Market Association (SEMA) 2015 dimanfaatkan Chevrolet buat menampilkan mobil terbaik. Pabrikan yang berasal Amerika Serikat itu sudah merestorasi Chevrolet Camaro jadul…

Selasa 24 November 2015 | Berita Otomotif

Stuttgart -Induk perusahaan Mercedes-Benz, Daimler AG, mulai menggelontorkan investasi senilai US$ 375 juta atau sekitar Rp 5,14 triliun buat membangun pabrik mesin diesel baru. Mesin ini…