ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Ini Isi Gugatan David Tobing Pada Ford

Senin, Februari 1st 2016.

Jakarta -Konsumen Ford, David Tobing resmi mengajukan gugatan kepada PT Ford Motor Indonesia ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Apa saja tuntutan David kepada pihak Ford?

David yg memiliki Ford Everest 2,5 XLT A/T tahun 2006 itu merasa dirugikan dengan keputusan Ford yg secara mendadak mengumumkan buat keluar dari kegiatan operasi di Indonesia.

Anggota Badan Perlindungan Konsumen itu coba menanyakan segera ke customer service Ford Motor Indonesia di nomor 0807-1-90-9000 usai mendapat surat elektronik dari pihak Ford.

Namun, ia kurang puas atas jawaban yg diterima terkait kelanjutan dukungan layanan purna jual atas Ford Everest miliknya.

“Seperti formulir dia dahulu waktu impor. Waktu impor kan dia bikin pernyataan bahwa mulai menjamin layanan purna jual dengan bengkel atau kerja sama dengan bengkel lain. Jadi kayak begitu harusnya sekarang. (Sekarang) ini kan digantung,” ujar David kepada detikOto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Kalau ada pernyataan begitu dari Ford kan jadi beda. Orang (konsumen) jadi tenang,” lanjutnya.

David resmi melayangkan gugatan kepada PT Ford Motor Indonesia pada Senin (1/2/2016) melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor pendaftaran No.61/Pdt.G/2016/PN. JKT Sel.

Dalam surat tertulis tuntutan David Tobing kepada Ford Motor Indonesia. Berikut tuntutannya.

Dalam Provisi
1. Memerintahkan Tergugat buat menunda penghentian segala operasinya di Indonesia, termasuk menutup dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi segala kendaraan bermotor merek Ford sebelum penunjukkan pihak-pihak yg mulai melayani purna jual kendaraan bermotor merek Ford.
2. Memerintahkan Tergugat buat tak membubarkan diri dan/atau melakukan likuidasi sebelum melakukan penunjukkan pihak-pihak yg mulai melayani purna jual kendaraan bermotor merek Ford.

Dalam Pokok Perkara
1. Mengabulkan gugatan Pengugat bagi seluruhnya
2. Menyatakan Tergugat sudah melakukan Perbuatan Melawan Hukum
3. Menghukum Tergugat bagi menjamin layanan purna jual dengan membuat surat pernyataan jaminan di hadapan Turut Tergugat I (Menteri Perindustrian) dan Turut Tergugat II (Menteri Perdagangan) yg berisi:
1). Jaminan terhadap mutu dan pelayanan purna jual dari kendaraan bermotor merek Ford;
2). Menyediakan fasilitas perawatan/perbaikan kendaraan bermotor merek Ford dengan menunjuk perusahaan/ bengkel tertentu yg didukung oleh peralatan khusus yg sangat sesuai yg dikembangkan buat memperbaiki kendaraan bermotor merek Ford;
3). Menjamin ketersediaan mekanik-mekanik berpengalaman dan telah mengikuti pelatihan khusus;
4). Menjamin ketersediaan suku cadang secara berkesinambungan dengan harga wajar untuk konsumen kendaraan bermotor merek Ford;

Selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak putusan dibacakan.

1. Menghukum tergugat bagi membayar kerugian sebesar Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah);
2. Menyatakan putusan ini mampu dijalankan terlebih dulu meski ada bantahan, banding, kasasi, dan upaya hukum lainnya (uit voorbar bij voorrad);
3. Memerintahkan Turut Tergugat I dan Turut Tergugat II buat tunduk pada putusan ini;
4. Menghukum Tergugat buat membayar semua perkara.

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Isi Gugatan David Tobing Pada Ford

Selasa 8 Desember 2015 | Berita Otomotif

Miami, KompasOtomotif – Ducati memperlihatkan edisi khusus Scrambler, dibuat sangat terbatas, sebagai bagian dari kerjasama selama tiga tahun dengan perusahaan fashion Italia Independent. Sepeda motor…

Senin 7 Desember 2015 | Berita Otomotif

Newcastle, KompasOtomotif – Media test drive SUV All-New Ford Everest berakhir menegangkan di Australia. Satu unit yg dikemudikan jurnalis dari News Corp Australia, Peter Barnwel,…

Rabu 18 November 2015 | Berita Otomotif

 – Untuk pertama kalinya, Peugeot mulai membalap di MotoGP, tepatnya di kelas Moto3 bermitra dengan Mahindra. “Si Singa mulai kembali balapan,” ujar CEO Peugeot Scooters,…