Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Harapan Pelaku Usaha Komponen Lokal Ke Pemerintah

Senin, April 4th 2016.

Jakarta -Menguatkan industri komponen di Indonesia yaitu langkah strategi yg wajib diambil, buat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi otomotif. Oleh sebab itu para pelaku usaha komponen Indonesia sangat berharap mampu mendapat dukungan pemerintah.

Sehingga banyak pelaku usaha komponen di Indonesia, yg berharap keputusan atau kebijakan pemerintah mampu lebih mendukung industri komponen di Indonesia.

“Harapan kami (pelaku industri komponen-Red), pemeritah mengeluarkan kebijakan yg benar,” ujar Chairman Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hadi Rurjadipradja.

Dirinya menambahkan, dirinya sangat menginginkan kebijakan pemerintah dapat harmonis. Secara tak segera lebih menguntungkan ke pelaku usaha, agar produksi pabrik dapat selalu berlanjut.

“Harapan kami, kebijakan pemerintah dapat harmonis. Harmonisasi-nya yg benar, seperti barang jadi mestinya lebih mahal tarif-nya daripada bahan baku,” katanya.

“Tapi sekarang kan situasinya kan terbalik-balik. Bahan baku malah lebih mahal dibandingkan dengan barang jadi, makanya yg di lokal (industri komponen lokal-Red) habis (gulung tikar-Red),” tambahnya.

(lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Harapan Pelaku Usaha Komponen Lokal Ke Pemerintah

Kamis 7 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yg dibuka akan hari ini (7/4/2016), BMW menunjukkan 11 seri kendaraan terbaru. Di IIMS 2016…

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

Guangzhou -Ketatnya peraturan pemerintah yg melarang motor dengan mesin pembakaran alias berbahan bakar minyak melintas di kota-kota besar di China, menjadikan masyarakat beralih ke motor listrik.…

Kamis 28 April 2016 | Berita Otomotif

PT Nissan Motor Indonesia kembali memiliki presiden direktur baru. Namanya Antonio Zara, yg sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur Nissan Philippines Inc. Padahal pria yg biasa…