Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Ini Beberapa Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

Rabu, Januari 6th 2016.

Jakarta -Ban mobil dapat cepat aus atau rusak sebelum usianya habis. Kondisi itu dapat terjadi bukan cuma cara pemakaian yg salah, tapi juga minimnya perawatan.

“Selama ini ada salah persepsi dari masyarakat tentang keadaan ban. Bagus tidaknya ban dilihat dari tebal tipisnya ukiran di tapak,” ujar Kepala Mekanik Sakti Utama Motor, Cipondoh, Tangerang, Nanang Somantri, ketika dihubungi detikOto, Rabu (6/1/2016).

Padahal, lanjut Nanang, masih bagus tidaknya ban juga harus dilihat dari kelenturannya serta keseimbangan antara bagian pinggir kanan maupun kiri, serta dinding-dindingnya. Hanya, unsur-unsur itu kerap menurun sebelum waktunya.

Menurut pria jebolan kursus otomotif di Jepang yg digagas agen pemegang merek ternama itu, keadaan seperti ini terjadi karena ada dua penyebab: Apa saja?

“Yang pertama tak pernah atau jarang dikerjakan rotasi ban, yakni memindah posisi ban. Misalnya ban yg semula berada di depan dipindah ke belakang, atau yg semula di roda kiri dipindah ke kanan, dan sebaliknya,” tuturnya.

Ban yg tidak pernah dirotasi, ujung sisi luarnya mulai lebih cepat menipis. Soalnya bagian itulah yg bersentuhan dengan lintasan khususnya jalanan yg tidak rata.

“Terlebih seandainya roda juga tak pernah atau jarang di-spooring balancing, sehingga arah laju roda ketika mobil berjalan tak lurus,” ucap Nanang.

Faktor yang lain yg menyebabkan ban cepat aus adalah, kurangnya tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Sebab,jika tekanan angin kurang alias kempis, dan ketika mobil digeber, ban mulai bergesekan dengan permukaan jalan secara kuat. Walhasil,ukiran di tapak ban cepat menepis.

Sementara, keadaan cuaca yg berbeda-beda – yakni dari basah, lembab, hingga kering karena terik matahari – juga berpengaruh terhadap tingkat kelenturan ban. Meski tidak sedikit pabrikan mengklaim, ban produknya tahan seluruh cuaca, namun seandainya ban dibiarkan terendam di air dan kemudian terkena terik matahari kemungkinan terjadinya perubahan kelenturan ban juga tinggi.

“Oleh karena itu, sebaiknya jangan memarkir mobil di lintasan yg tergenang air. Terlebih dalam waktu yg lama. Ingat, ban yg belum dipakai dan disimpan di gudang saja, seandainya suhunya tak bagus kelenturannya mampu berkurang kok,” kata Nanang.

(arf/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ini Beberapa Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

Kamis 28 Januari 2016 | Berita Otomotif

Karawang, KompasOtomotif – Komitmen investasi Toyota di Indonesia sebesar Rp 13 triliun yg akan diguyurkan sejak 2012 telah habis bagi dipakai buat membangun merek, bikin…

Senin 4 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Sepanjang 2015 penjualan mobil bekas (Mobkas) di pusat Mobkas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara terjual sebanyak 37.859 unit. Hasil tersebut, diklaim meningkat…

Jumat 18 Maret 2016 | Berita Otomotif

Tokyo -Suzuki baru merilis Baleno versi hatchback. Orang Indonesia mungkin dahulu mengenalnya sebagai sebuah sedan. Baleno versi hatchback diyakini Suzuki mulai menjadi compact hatchback yg posisinya…