Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Indonesia Akan Lompat Ke Emisi EURO IV

Senin, Maret 7th 2016.


Jakarta, KompasOtomotif –
Standar emisi gas buang hasil pembakaran mesin mobil, masih mengacu pada Euro II. Padahal, aturan ini telah cukup usang, mengingat di negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand yg telah Euro IV dan Singapura Euro V.

Dasrul Chaniago, Direktur Pengelolaan Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, terkait perihal tersebut, pihaknya telah selesai menyelesaikan draft peraturan Euro IV. Ketetetapan tersebut memang belum ditandatangani, namun ketika ini telah masuk ke biro hukum.

“Aturan standar emisi Euro IV telah masuk ke biro hukum. Nantinya kalau ditanda tangani tahun ini, ketetapan tersebut mulai berjalan setelah beberapa tahun, berarti di 2018 yg tercepat bagi current produk,” ujar Dasrul, Sabtu (5/3/2016).

Dasrul melanjutkan, di dalam aturan tersebut, memang berlaku beberapa kategori, mobil baru (new product) dan mobil yg ketika ini telah diproduksi (current product).

“Untuk mobil baru yg belum dan mulai diproduksi pada 2018, harus telah Euro IV nantinya. Namun untuk produk Euro II yg ketika ini produksinya telah berjalan, mulai mampu mengikuti regulasi emisi baru pada tahun 2020 atau sekitar empat tahun lagi dari sekarang,” ujar Dasrul.

Pertamina

Dasrul melanjutkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, sebagai penyedia bahan bakar minyak di dalam negeri. Namun, apakah Pertamina setuju, Dasrul mengatakan, bahwa memang telah seharusnya setuju.

“Pertamina memang harus ikut. Kami pastinya juga melibatkan dua instansi seperti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) buat urusan uji coba, Perhubungan, ataupun Pertamina, saat merumuskan aturan. Namun tak perlu menunggu sampai 100 persen setuju, cukup 51 persen saja, agar tak memakan waktu lama,” ujar Dasrul.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Indonesia Akan Lompat Ke Emisi EURO IV

Kamis 31 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Indonesia boleh saja unggul penjualan mobil sebab sejak 2014 statusnya yaitu pasar terbesar se-Asia Tenggara (ASEAN), namun sebagian besar mobil-mobil yg laku…

Kamis 4 Februari 2016 | Berita Otomotif

Washington -Meski sahamnya sudah tercatat di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, namun Ferrari tidak mulai serta merta menggenjot penjualan secara membabi buta dengan membuat produk…

Kamis 31 Desember 2015 | Berita Otomotif

Stuttgart -M, huruf itu untuk pecinta mobil BMW pasti meyakini ketangguhannya. BMW M mampu diartikan sebagai mobil dengan tenaga besar, lincah dan dinamis. Keperkasaan Seri M…