Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

India Larang Penjualan Mobil Diesel Bermesin Besar

Rabu, Januari 6th 2016.

New Delhi – Mahkamah Agung India menetapkan buat menguatkan larangan sementara terhadap penjualan mobil diesel bermesin besar di New Delhi buat memerangi asap beracun di ibukota India itu.

Pengadilan tertinggi India itu juga menunda sidang permohonan banding industri terhadap pajak lingkungan yg disebut produsen mobil bisa memukul investasi.

Para pelaku industri dan investor sudah memperingatkan bahwa larangan tersebut mampu menggelincirkan pemulihan sementara dalam penjualan mobil di India.

Sementara itu, komunitas lingkungan hidup ingin larangan tersebut diperluas bagi mobil diesel bermesin kecil dan juga diterapkan kota-kota lainnya di India.

Hakim Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa pihaknya mulai mempertimbangkan buat memperluas larangan terhadap mobil diesel dengan kapasitas mesin kurang dari 2.000cc seraya mencari masukan dari industri terkait persoalan tersebut.

Para produsen mobil India menyampaikan mereka ingin rencana yg komprehensif, bukan sekedar inisiatif pengadilan, buat menentukan struktur regulasi.

New Delhi adalah salah sesuatu kota paling tercemar di dunia, dengan penduduk yg tidak jarang berjuang bagi menghirup udara yg berkualitas lebih buruk daripada di ibukota China, Beijing. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article India Larang Penjualan Mobil Diesel Bermesin Besar

Kamis 10 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif– Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 127 tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Barang Modal dalam Keadaan Tidak Baru yg akan memperbolehkan impor segera truk…

Sabtu 20 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bangkok, KompasOtomotif – Honda memberi penyegaran buat MSX125, atau juga disebut Grom buat kemudian disebut versi 2016. Tampilannya semakin ganteng, tetap berstatus sebagai ”mini-streetfighter” atau…

Rabu 20 April 2016 | Berita Otomotif

Tokyo, KompasOtomotif – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengaku sudah memanipulasi data uji efisiensi bahan bakar minyak (BBM) pada 625.000 unit mobil di Jepang. Jumlah tersebut…