ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Hyundai Indonesia Ikut Pangkas Ratusan Pekerja Pada 2015

Sabtu, Februari 20th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Apapun yg terjadi, Hyundai Mobil Indonesia (HMI) menyatakan komitmennya buat selalu beroperasi di Tanah Air. Ibarat Kapal harus selalu melaju meskipun badai hebat menerjang pada tahun dulu dan ratusan awak direlakan turun di pulau terdekat.

Presiden HMI Mukiat Sutikno mengungkap, karena operasi bisnis selalu ditekan keadaan ekonomi Indonesia yg memprihatinkan maka perusahaan menetapkan melakukan efisiensi besar-besaran. Pengetatan itu termasuk pemangkasan pelatihan manpower, pengurangan keikutsertaan pameran otomotif, dan kunjungan ke luar kota.

HMI juga melakukan tender ulang buat pembiayaan logistik dan melepas ratusan karyawan. Bisa jadi karena alasan pengetatan HMI menahan peluncuran produk baru, cuma merilis dua model facelift saja pada 2015.

Jumlah total karyawan HMI mencapai 900 orang, namun pada 2015 berkurang menjadi 730 orang. Pengurangan itu terjadi di berbagai divisi, termasuk pekerja di pabrik Hyundai di Bekasi yg selama ini merakit MPV H-1.

“Bukan hanya di pabrik, dengan penjualan agak berkurang pada tahun dulu contohnya, tim sales dari tiga tim jadi beberapa tim,” kata Mukiat dalam acara resmi temu wartawan di Jakarta, Jumat (18/2/2016).

Penjualan tahunan HMI selalu menurun sejak 2012. Pada ketika itu menggapai level 6.000-an unit, lantas merendah pada 2013 menjadi 3.869 unit, pada 2014 sebesar 2.287, dan terakhir pada 2015 cuma 1.483 unit.

Mukiat menyebut pengurangan karyawan ini redundancy. Porsi besar ada pada tenaga penjual, Mukiat menyampaikan bila salesman tidak mencapai target maka segera diberhentikan. Tekanan harus capai target kalau tak bermasalah memang telah biasa di kalangan tenaga penjual namun kali ini lebih serius.

Mukiat menejelaskan HMI sedang berhenti merekrut pekerja baru sampai perekonomian membaik dan operasi mampu stabil. “Kami ga rekrut baru dulu, acuanya ekonomi dan terutama karena di otomotif fluktuasi dollar Amerika Serikat karena pengaruhnya besar sekali,” papar Mukiat.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Hyundai Indonesia Ikut Pangkas Ratusan Pekerja Pada 2015

Kamis 18 Februari 2016 | Berita Otomotif

Kajang, KompasOtomotif – New Car Assesment Program for Southeast Asian Countries (ASEAN NCAP) mengeluarkan hasil tes All-New Fortuner, dengan perolehan peringkat lima bintang. Meski begitu…

Sabtu 2 Januari 2016 | Berita Otomotif

London -Seksinya pasar SUV ketika ini, juga menjadi kesempatan emas buat Rolls-Royce memperkenalkan SUV. Dikabarkan SUV Rolls-Royce terbaru ini bakal disapa Cullinan. Dilansir rmcardesign, Sabtu (2/1/2015),…

Selasa 12 April 2016 | Berita Otomotif

Tokyo -Hatchback populer punya Suzuki, Swift, menembus angka penjualan 5 juta unit di semua dunia. Angka itu tercapai dalam 11 tahun dan 5 bulan setelah generasi…