Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Honda Dan Yamaha Terancam Denda Ratusan Miliar

Rabu, Mei 4th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Cukup lama tidak terdengar, isu soal dugaan kartel beberapa produsen roda beberapa terbesar di dalam negeri, Astra Honda Motor (AHM) dan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), kini tersiar lagi. Ternyata, wasit bisnis di dalam negeri, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), serius mau membawa kasus ini ke persidangan.

“Ini mulai langsung sidangkan karena telah tetapkan menjadi kasus baru di KPPU,” kata Ketua KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf, di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (2/5/2016), seperti diberitakan Kompas.com.

KPPU menduga ada kesepakatan tertentu antara AHM dan YIMM yg mengatur harga jual sepeda motor model bebek dan Skutik. Dirasa, banderol kedua model itu telah kelewat batas, bahkan sampai beberapa kali lipat dari biaya produksi.

AHM dan YIMM adalah penguasa pasar roda dua, bila penjualan keduanya dijumlahkan melebihi 90 persen pangsa pasar. Sisanya diperebutkan, merek yang lain seperti Kawasaki, Suzuki, dan TVS.

KPPU menerka kerja sama AHM dan YIMM sebagai penyebab banderol bebek dan Skutik di Indonesia melewati batas kewajaran. Selain itu, atas pengaturan bisnis seperti ini, AHM dan YIMM dinilai tak mulai merugi kendati volume penjualannya turun.

Fenomena itu diteliti dari laporan keuangan masing – masing produsen. Bila bukan itu motivasinya, diduga buat mematikan usaha yg lain.

Persetujuan antara sekelompok perusahaan dengan maksud mengendalikan harga komoditas tertentu adalah kartel menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Sanksi

Larangan praktek monopoli dan bentuk persaingan usaha tak sehat sudah diatur dalam Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1999. Pada pasal 11 mengenai kartel disebutkan;

Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian, dengan pelaku usaha pesaingnya, yg bermaksud buat mempengaruhi harga dengan mengatur produksi dan atau pemasaran suatu barang dan atau jasa, yg mampu mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tak sehat.”

Sanksi atas pelanggaran pasal 11 ada dua, administratif dan pidana pokok. Menurut Pasal 47, salah sesuatu sanksi administrasi bagi pelaku usaha yg melanggar UU tersebut adalah denda paling rendah Rp 1 miliar hingga Rp 25 miliar.

Pada pasal 48 menjelaskan, pelanggaran Pasal 11 diancam pidana denda paling rendah Rp 25 miliar sampai Rp 100 miliar atau kurungan paling lama enam bulan.

Belum berhenti sampai disitu, pada Pasal 49 juga disebutkan ada pidana tambahan berupa pencabutan izin usaha, larangan pelaku usaha bagi menjabat sebagai direksi atau komisaris 2 – 5 tahun, dan penghentian kegiatan yg merugikan pihak lain.

Kartel Otomotif

Pada 7 Januari 2015, KPPU sudah membongkar kartel enam perusahaan ban di Indonesia, terkait usaha pembatasan produksi dan pengaturan harga. Keenamnya merupakan Bridgestone Tire Indonesia, Sumi Rubber Indonesia, Gajah Tunggal Tbk, Goodyear Indonesia Tbk, Elang Perdana Tyre Industry, dan Industri Karet Deli.

Keenam perusahaan anggota Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) tersebut terbukti melanggar Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1999 Pasal 5 ayat 1 dan Pasal 11. Masing – masing didenda Rp 25 miliar.

Pada Mei 2015, laporan terkait tindakan Agen Tunggal Pemegang Merek yg melarang diler bagi mengikuti pameran otomotif tertentu masuk ke KPPU. Pasal yg digunakan buat menjerat oknum yakni 15 tentang perjanjian tertutup. Pelaporan itu sempat ramai dibicarakan, tetapi akhirnya memudar sendiri.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Honda Dan Yamaha Terancam Denda Ratusan Miliar

Sabtu 28 November 2015 | Berita Otomotif

Purwakarta -Hino akhirnya memproduksi lagi bus berbahan bakar gas gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG). Pabriknya terletak di Kawasan Kota Bukit Indah, Purwakarta. Total…

Senin 30 November 2015 | Berita Otomotif

Foto bocoran bentuk utuh Bugatti Chiron beredar di dunia maya. Berdasarkan foto itu, kelihatan beberapa Chiron sedang menuju sebuah lintasan dengan kawalan sebuah van VW…

Senin 2 November 2015 | Berita Otomotif

Kuala Lumpur -Renault memberi penyegaran bagi pecintanya di Malaysia dengan memperkenalkan Clio GT. Mobil hatchback ini dibanderol RM 118.000 atau sekitar Rp 375 jutaan. Tampilan mewah…