Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Hati-hati, Alat Peretas “Keyless Entry” Semakin Murah

Selasa, Maret 29th 2016.

Stuttgart, KompasOtomotif — Sistem keyless entry memudahkan pemilik masuk ke dalam mobil sekaligus menyalakan mesin cuma dengan memencet tombol. Meski terkesan canggih, kelengkapan ini milik kelemahan, yakni mudah diretas, sehingga mobil semakin rentan terhadap pencurian.

Kesimpulan ini disampaikan komunitas pengguna mobil di Jerman, ADAC atau Allgemeiner Deutscher Automobil-Club eV, seperti dilansir Autoblog, Jumat (25/3/2016).

Setiap mobil bersistem keyless entry punya kunci yg memancarkan sinyal radio. Biasanya butuh dua meter bagi mobil buat mendeteksi kehadiran kunci, lantas membuka pintu mobil. Hal ini yg memungkinkan pemilik masuk ke mobil, meskipun kunci tetap di kantong.

Ghulam/Otomania Jika baterai remote keyless habis, cuma tinggal hadapkan logo Toyota pada tombol engine start stop.

Peneliti ADAC berhasil membuat suatu alat yg dapat mendeteksi sinyal radio itu dahulu memperluas jangkauannya hingga puluhan meter. Bahkan, perangkat khusus itu tergolong murah karena cuma berharga 225 dollar Amerika Serikat (Rp 2,99 juta).

Begitu pintu terbuka dan peneliti (atau maling) masuk ke mobil, mesin mampu menyala, dahulu mobil dibawa pergi. Kondisi ini memungkinkan karena metode yg diberikan oleh kebanyakan produsen mobil adalah mesin mampu menyala kendati kunci keyless entry telah tak dalam jangkauan.

ADAC mengklaim, cara ini telah diuji pada mobil merek Audi, BMW, General Motors, Ford, Kia, dan Toyota.

Dijelaskan, cara meretas sistem keyless entry seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, telah ada produk buatan China yg dapat digunakan bagi membajak, tapi dengan harga lebih mahal, yakni 700 dollar AS (Rp 9,3 juta). Namun, yg jadi kekhawatiran, produk China itu dijual secara online.

Informasi dari ADAC kembali mengangkat kekhawatiran soal mobil dengan sistem keyless entry mampu dicuri dengan mudah. Para pihak dari manufaktur belum memberikan solusi konkret atas hal ini.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Hati-hati, Alat Peretas “Keyless Entry” Semakin Murah

Kamis 19 November 2015 | Berita Otomotif

Wolfsburg -Sejak September lalu, Volkswagen (VW) Group terlibat skandal emisi yg memanipulasi kadar karbon dioksida (CO2) dengan memakai perangkat khusus pada mesin diesel. Namun mesin bensin…

Kamis 18 Februari 2016 | Berita Otomotif

Liuzhou -Varian Multi Purpose Vehicle (MPV) buatan SAIC-General Motors-Wuling (SGMW) Indonesia akan diproduksi dan dijual akan kuartal ketiga 2017. Mobil ini memakai basis MPV Boajun, sebuah…

Senin 7 Desember 2015 | Berita Otomotif

Bangkok -Isuzu memperkenalkan flagship pikap mereka, D-Max Safety Car 1.9Ddi Blue Power mereka pada ajang Thailand International Motor Expo 2015. Pikap terbaru tersebut kini memiliki tampilan…