Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Harga Solar Turun, Tata Jagokan Pikap Super Ace

Rabu, Desember 30th 2015.

Jakarta – Kebijakan pemerintah yg menurunkan harga BBM macam solar per tanggal 5 Januari mendatang kian memperkuat optimisme Tata Motors dalam menyongsong tahun 2016 di Indonesia.

Penurunan harga solar dari Rp6.700 menjadi Rp5.950, diyakini Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), selaku agen pemegang merek kendaraan Tata Motors di Indonesia, bakal mendorong performa pikap andalan mereka, Tata Super Ace 1.400cc diesel, dan mulai makin diminati masyarakat.

“Kami menyambut baik penurunan harga BBM oleh pemerintah, terutama solar yg mulai menjadi faktor penghematan baru untuk konsumen kendaraan niaga Tata,” kata Manoj Arora, Marketing Advisor di Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Dengan penurunan harga solar, Tata Super Ace 1.400cc diesel, kian memantapkan keunggulan mereka yg diklaim sebagai kendaraan niaga dengan ongkos operasional terrendah.

Sejumlah elemen yg menentukan ongkos operasional kendaraan niaga antara yang lain adalah konsumsi BBM, biaya suku cadang, biaya perawatan serta garansi perawatan.

Sebagai satu-satunya pikap yg bermesin diesel di Indonesia, Super Ace 1.400cc diesel, juga garansi terpanjang selama tiga tahun atau 100.000 km.

Manoj menyebutkan Super Ace berkontribusi sebesar 60% atas penjualan Tata Motors di Indonesia.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Harga Solar Turun, Tata Jagokan Pikap Super Ace

Selasa 8 Desember 2015 | Berita Otomotif

Tahun depan BMW mulai merayakan ulang tahun perusahaann yg ke-100 tahun. Memiliki usia seabad seharusnya sebuah perusaan patut bersyukur bisa berdiri dengan kesuksesan yg luar…

Senin 21 Desember 2015 | Berita Otomotif

Bavaria – Produsen mobil yang berasal Jerman, Audi, kabarnya bakal menghadirkan mobil konsep baru berbahan bakar hidrogen pada Detroit Motor Show 2016 yg mulai digelar…

Senin 14 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Produsen komponen lokal Indonesia wajib berdaya saing demi menjaga kompetensi dengan serbuan produk impor. Ketua Pengembangan Industri Otomotif Gabungan Industri Kendaraan Bermotor…