ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Harga BBM Turun, Ini Komentar Yamaha

Minggu, Januari 10th 2016.

Bandung -Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal Januari 2016, membawa angin segar buat industri otomotif, salah satunya Yamaha.

Dijelaskan Asisten General Manager Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, turunnya harga BBM mampu memberi efek bola salju, salah satunya berdampak pada penjualan sepeda motor.

“Bensin turun meskipun tak secara signifikan menurunkan harga barang, tapi at least dengan turunnya harga bensin konsumen yg milik kendaraan bermotor dapat saving. Misalnya lalu pakai 100 liter kan udah kerasa, tetapi kalau sekarang (dengan turunnya BBM) dapat saving,” jelas Mohammad Masykur.

“Dengan saving bisa menggenjot ekonomi. Kalau ekonomi akan jalan, itu mulai bergulir dan bergulir, dapat jadi bola salju. Mudah-mudahan,” sambungnya. Sehingga pada akhirnya konsumen dapat membeli motor.

Seperti diketahui, pemerintah resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) macam solar dan premium per tanggal 5 Januari 2016. Harga BBM turun serentak, akan dari premium, solar, Pertamax hingga Pertalite. Harga premium turun dari Rp 7.400/liter jadi Rp 7.050/liter. Sementara Solar dijual seharga Rp 5.650/liter.

Foto: Rengga Sancaya
Foto: Rengga Sancaya
Foto: Rengga Sancaya

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Harga BBM Turun, Ini Komentar Yamaha

Rabu 6 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – MPV baru Toyota Astra Motor (TAM), Sienta, yg mengisi segmen di antara Avanza Veloz dan Innova, resmi menjalani debut di Indonesia International…

Jumat 30 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Tokyo, KompasOtomotif– Toyota Innova generasi kedua rencananya bakal diluncurkan dalam waktu dekat di akhir November 2015. Namun hingga ketika ini MPV 7 penumpang itu belum…

Senin 2 Mei 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif — Poros industri otomotif Asia Tenggara ketika ini masih berada di Thailand. Bukan tak mungkin, dengan memanfaatkan potensi yg dimiliki, Indonesia mampu menyalip posisi Thailand.…