ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Gue Ngebut… End!

Selasa, Maret 1st 2016.

Jakarta -Pengenalan berkendara yg aman di jalanan, tak mampu dengan teori saja, harus dipraktikkan juga dari umur sedini mungkin.

Demi menyadarkan tentang pentingnya safety riding pada masyarakat luas, Tim Safety Riding Promotion (SRP) Wahana sasar pelajar sekolah. Tidak sekedar memberikan teori, tips hingga praktek berkendara aman, tim ini turut melibatkan pihak kepolisian guna melengkapi edukasi safety riding dengan pengetahuan peraturan serta tata tertib berlalu lintas sesuai undang – undang yg

Pekan dahulu tim SRP bersama Dikyasa Polda Metro berikan edukasi di beberapa SMKN di Jakarta Pusat merupakan SMKN 2 dan SMKN 44.

Ratusan pelajar dari kedua sekolah mengikuti antusias kegiatan edukasi yg diberikan tim safety riding dan pihak kepolisian. Tim Safety Riding Promotion Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) sengaja menyasar pelajar karena tingginya tingkat penggunaan sepeda motor pada kelompok ini.

“Sekolah yaitu sesuatu kelompok pengguna sepeda motor pemula yg rentan terhadap kecelakaan dulu lintas. Inilah alasan yg menjadikan pelajar menjadi fokus pemberian edukasi safety riding,” tegas Head of SRP Wahana, Agus Sani.

Tidak cuma bagi umum dan pelajar, penyebaran edukasi safety riding juga turut diberikan kepada aparat kepolisian, Sabhara Polres Metro Tangerang pada Januari silam. Diikuti puluhan anggota, selain memberikan teori, anggota kepolisian juga praktek segera safety riding di track training center Jatake Tangerang.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, dua waktu lalu, Presiden FIA Presiden FIA, Jean Todt  ketika bertemu Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa juga mengingatkan tentang tingginya angka kecelakaan khususnya yg menimpa kalangan remaja.

“Kecelakaan di jalan raya yaitu salah sesuatu pembunuh paling berbahaya di dunia dan pembunuh nomor sesuatu buat masyarakat usia produktif. Setiap hari terdapat 1,8 miliar anak yg berangkat sekolah dan setiap hari mereka beresiko celaka di jalan. Penyebab terbesarnya adalah prilaku mengemudi di jalan raya,” ujar Todt yg tengah mengampanyekan #savekidslives ini.

Walaupun data dari Kepolisian Indonesia pada tahun 2015 menyatakan bahwa angka kecelakaan sudah turun secara drastis selama 5 tahun terakhir, tetapi masih terhitung tinggi menurut ukuran dunia. Kecelakaan di jalan raya yaitu salah sesuatu pembunuh paling berbahaya di dunia dan pembunuh nomor sesuatu buat masyarakat usia 15-29 tahun.

“Arahan dari Jean Todt menyampaikan bahwa IMI memiliki tanggung jawab yg cukup besar mengenai kampanye ini, karena IMI mempunyai banyak anggota yg memakai kendaraan dan berada di jalan raya setiap harinya. Dan sebaiknya bagi kampanye ini IMI juga mencari sponsor, sehingga dalam waktu empat tahun ke depan kampanye ini telah mampu berjalan dengan baik, dan pesan yg ingin disampaikan benar-benar dipahami oleh masyarakat luas,” ujar Sadikin.

(ddn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Gue Ngebut… End!

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

 – (/)Sumber: http://oto.detik.com

Selasa 12 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Nampaknya, Suzuki bersiap all-out tahun ini. Setelah mengawali tahun (Januari 2016) sebagai merek pertama yg launching model baru, Ertiga Dreza, rentetan produk…

Selasa 2 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Masih banyak orang yg tak mengetahui mengenai fitur-fitur yg banyak dihadirkan di dalam mobil. Seperti yg pernah dibahas dalam artikel-artikel sebelumnya, ternyata tak cuma sesuatu…