Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Gratis! Mengurus Blokir Pajak Progresif

Selasa, Februari 2nd 2016.

Jakarta -Merunut pada Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2015, seseorang mulai dikenakan pajak progresif apabila namanya terdaftar memiliki kendaraan bermotor berjumlah lebih dari sesuatu unit. Akan tetapi, pemilik sebaiknya memblokir STNK apabila salah sesuatu kendaraannya telah berpindah kepemilikan buat menghindari pajak progresif.

Melalui keterangan yg dirangkum dari dua sumber terkemuka, menyebutkan seandainya pelaporan blokir STNK kendaraan yg telah dijual melalui pengajuan form Pemberitahuan Pelepasan dan Penyerahan Hak Kepemilikan dan/atau Penguasaan Kendaraan Bermotor mulai dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 20 ribu.

Memverifikasi hal tersebut, Kepala UPT Humas DPP Provinsi DKI Jakarta Erma Sulistianingsih menyebut seandainya pengurusan ini tak dikenakan pungutan biaya sama sekali.

Mengacu pada fakta tersebut maka produser blokir STNK apabila dikenakan biaya maka itu adalah perbuatan ilegal yg dikerjakan oleh oknum petugas. Adapun persyaratan admnistrasi yg wajib dipenuhi pemohon merupakan menyertakan materai Rp 6.000 pada form tersebut.

Pada loket pajak, data nomor polisi kendaraan yg telah dijual mulai diinput ke komputer buat melakukan pencocokan data. Proses kemudian dilanjutkan dengan mengisi form blokir STNK yg memberitahukan kapan kendaraan berpindah tangan dan alasan buat blokir pajak progresif.

(ddn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Gratis! Mengurus Blokir Pajak Progresif

Minggu 27 Desember 2015 | Berita Otomotif

New York -Ferrari Amerika Utara menarik 185 unit California T. Penarikan tersebut dikerjakan karena risiko kebocoran pada mesin yg terjadi pada mobil sport mewah itu. Salah…

Rabu 30 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mitsubishi All New Pajero Sport langsung diluncurkan di Indonesia dalam waktu dekat, pertengahan Januari 2016. Meski masih dua pekan, Mitsubishi akan membuka…

Rabu 27 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -David Tobing, pengacara perlindungan konsumen sekaligus anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia ternyata seorang pengguna setia mobil Ford. Setelah muncul kabar Ford bakal angkat…