Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Google Cari Operator Untuk Mobil Otonom

Senin, Maret 28th 2016.

California -Google tengah membuka lowongan kerja untuk warga Amerika sebagai operator mobil tanpa sopir tersebut. Nantinya petugas operator tersebut mulai bekerja selama 6 hingga 8 jam di Mountain View, California.

Dilansir NBC News, Senin (28/3/2016), petugas operator mobil otonom Google mulai bertugas mengumpulkan data bagi para teknisi dan mengelola sistem yg berkaitan dengan hak milik.

Syarat utama yg ditekankan Google buat posisi tersebut yakni kandidat harus memiliki jejak rekam yg bersih dalam hal berkendara. Hal itu berarti para kandidat tak memiliki catatan pelanggaran ataupun masalah hukum yg berkaitan dengan mengemudi.

Selain itu, kandidat yg mulai menempati posisi sebagai operator mobil otonom Google harus mampu menyimpan seluruh data rahasia dengan rapi.

Proyek mobil otonom Google sendiri sudah berjalan sejak 2009 lalu. Tercatat mobil tersebut sudah menempuh jarak 1,3 juta mil di sejumlah wilayah di Amerika Serikat dimana 424.331 mil diantaranya adalah jalanan umum.

Sebelum rampung bagi dirilis pada 2020 mendatang, Google selalu melakukan uji mencoba pada mobil otonom yg memakai fleet Lexus dan mobil prototipe mereka.

Foto: Google
Foto: Google
Foto: Google
Foto: Google
Foto: Google

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Google Cari Operator Untuk Mobil Otonom

Selasa 9 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Keputusan Ford bagi hengkang dari Indonesia, dinilai mantan direktur marketing Ford Motor Indonesia, Davy J. Tuilan alasannya telah jelas. Ford tak memiliki pabrik di Indonesia…

Senin 28 Desember 2015 | Berita Otomotif

Grand Final Suzuki Indonesia Challenge musim ke-2 diadakan tak cuma buat para pembalap profesional Suzuki, tapi juga menjadi ajang bersenang-senang anggota klub, baik dari Suzuki…

Selasa 27 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Rumor mulai adanya razia barang tak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) membuat sejumlah pedagang resah termasuk penjual aksesori otomotif. Para padagang itu…