Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Garansindo Tidak Ikut Rebutan Harley-Davidson

Rabu, Maret 9th 2016.

Jakarta -Garansindo memastikan tak mulai menjadi diler Harley-Davidson di Indonesia. Sebelumnya PT Garansindo Inter Global yg yaitu Agen Pemegang Merek Ducati, Zero Motorcycle, Italjet dan Peugeot Scooters di Indonesia dikabarkan berkeinginan menyelipkan Harley-Davidson di salah sesuatu line up kendaraannya.

Pernyataan ini segera disampaikan CEO Garansindo Group, Muhammad Al Abdullah, kepada detikOto, Selasa (8/3/2016).

“Garansindo tak ikut (menginginkan Harley-Davidson-Red). Kami fokus mengembangkan merek-merek yg telah ada. Seperti Ducati, Zero, Peugeot Scooters, dan Italjet. Dan kalian mulai lebih fokus bagi mengembangkan diler-diler masing-masing merek,” ujar Al Abdullah.

Memang setelah PT Mabua Motor Indonesia menyatakan resmi melepas keagenannya atas Harley Davidson di Indonesia, Rabu (10/2/2016) kemarin, banyak kabar yg menyampaikan Harley-Davidson besar kemungkinan mulai berada di bawah naungan PT Garansindo Inter Global. Selain Garansindo ada juga perusahaan besar yang lain yg berminat dengan Harley.

Bahkan Komisaris Mabua Soetikno Soedarjo seperti pemberitaan detikoto sebelumnya, tidak menampik ada keterangan seperti itu. “Saya memang mendengar seperti, ada dua perusahaan seperti Astra (Astra International), Garansindo Group, dan PT Tiga Anak Elang. Tapi sejauh mana prosesnya dan bagaimana kans-nya aku tak tahu persis,” ucapnya.

Sumber di kalangan Harley-Davidson Owner Group (HOG) menyebut, PT Tiga Anak Elang dan Garansindo sudah mengantongi surat dari Harley Davidson Asia –Pasifik yg menyebut sebagai premium candidate selected. Bahkan, sumber itu memperlihatkan surat yg dikirim via email ke perusahaan tersebut.

“Nantinya memang ada dua diler Harley, jadi bukan cuma satu. Tetapi induknya Harley Asia Pasifik di Singapura. Nantinya, standar marketing, bangunan diler, dan lainnya mulai ditetapkan oleh  perwakilan Harley buat Asia-Pasifik itu,” ujar sumber ini.

Sementara, bos PT Tiga Anak Elang, Sahat Manalu enggan mengomentari keterangan tersebut. “Kita lihat sajalah. Maaf, aku tak ingin berkomentar tentang itu (surat elektronik dari Harley Davidson buat Asia-Pasifik),” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Namun, pria yg menjabat Direktur Harley-Davidson Owner Group (HOG) 2013-2015 itu mengatakan, keberadaan diler dengan komunitas pemilik motor haruslah saling mengerti. Diler yg yaitu entitas bisnis, diakui atau tidak, juga membutuhkan anggota komunitas yg nota bene adalah konsumen.

Sumber detikOto yg mengetahui soal penunjukan diler Harley yg baru di Indonesia menyampaikan setidaknya ada 12 perusahaan yg berminat menjadi diler.

“Nantinya memang ada dua diler Harley, jadi bukan cuma satu. Tetapi induknya Harley Asia Pasifik di Singapura. Nantinya, standar marketing, bangunan diler, dan lainnya mulai ditetapkan oleh  perwakilan Harley bagi Asia-Pasifik itu,” ujar sumber ini. (lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Garansindo Tidak Ikut Rebutan Harley-Davidson

Jumat 15 April 2016 | Berita Otomotif

New Delhi -Anak perusahaan Nissan, Datsun resmi memperkenalkan Datsun red-Go di India. Mobil ini menjadi mobil ketiga buat portofolio Datsun selama beberapa tahun terkahir setelah Datsun…

Senin 21 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Setelah pabrik selesai pada Juni 2016 nanti, PT Adiperkasa Citra Esemka telah bersiap memproduksi produk terbaru mobil merek nasional. Dari total lima model, KompasOtomotif…

Selasa 22 Desember 2015 | Berita Otomotif

New Delhi, KompasOtomotif – Larangan sementara registrasi mobil baru bermesin diesel di atas 2.000 cc di New Delhi, India, membuat banyak merek terkejut. Salah sesuatu…