Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Gagal Diperbaiki, VW “Buy Back” Setengah Juta Mobil Konsumen

Jumat, Januari 8th 2016.

Berlin, KompasOtomotif – Tidak segala mobil diesel yg terinfeksi skandal pelanggaran uji emisi bahan bakar Volkswagen di Amerika Serikat mampu diperbaiki buat digunakan lagi. Volkswagen menyampaikan seperlima dari total sementara 580.000 unit mobil diesel yg bermasalah harus dibeli dari konsumen.

Automotive News, Kamis (7/1/2016), mengutip dari surat kabar Jerman, Sueddeutsche Zeitung, mengabarkan, Volkswagen milik beberapa pilihan merupakan mengembalikan uang pembelian sekitar 115.000 unit atau menawarkan mobil baru dengan diskon sangat besar.

Belum ada satupun pihak Volkswagen yg mampu dihubungi bagi dimintai pendapat terkait pemberitaan ini.

Namun pada Selasa, (5/1/2016), CEO Volkswagen Herbert Diess menyampaikan percaya mampu membawa unit yg sudah diperbaiki hingga memenuhi syarat dari AS. Meski begitu Diess menjelaskan produksi lama Volkswagen dengan mesin 2.0L lebih sulit diperbaiki dibanding kelahiran muda.

Mobil-mobil yang lain yg tak perlu dibeli perlu perbaikan besar dengan rekonstruksi sistem gas buang dan penggantian dua komponen. Perbaikan ini butuh waktu lama dihitung dari distribusi suku cadang hingga seluruh spesifikasi dinyatakan lolos kelayakan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Gagal Diperbaiki, VW “Buy Back” Setengah Juta Mobil Konsumen

Kamis 4 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Setelah beberapa minggu dulu publik otomotif Tanah Air dikejutkan dengan kabar hengkangnya Ford dari Indonesia, kini sesuatu lagi merek yang berasal Amerika Serikat…

Senin 30 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Sandaran jok atau head rest tidak jarang kali dilepas karena kami merasa tak nyaman. Tapi hal itu tak disarankan dari kacamata keamanan, karena sandaran jok…

Jumat 18 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Strategi dasar General Motors di Indonesia berubah setelah opsi penutupan pabrik dikerjakan pada Juni 2015. Sebelumnya sempat mengandalkan Spin sebagai model penting…