Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

“First Date” Bersama Generasi Baru Toyota Fortuner

Senin, Januari 25th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Usai acara peluncuran All New Fortuner, Jumat (22/1/2016), PT Toyota Astra Motor (TAM) mengajak semua awak media otomotif nasional bagi mengujinya. TAM telah menyediakan tempat khusus, di pelataran parkir salah sesuatu mal di Jakarta Selatan, sehingga dapat segera merasakan bagaimana ketangguhan Fortuner generasi kedua ini.

Saat sesi test drive, awak media diberikan kesempatan buat menguji Fortuner terbaru berpenggerak roda 4×2 dan 4×4. Masing-masing telah disediakan treknya, tapi yg 4×4 cuma menjadi penumpang, karena medannya cukup berat dan cuma dapat dikerjakan oleh pengemudi yg profesional.

Nah, mau tahu bagaimana ketangguhan All New Fortuner berpenggerak roda 4×2 dan 4×4 bermesin diesel ini? Berikut pemaparannya:

Fortuner 4×2 Diesel

Aditya Maulana, KompasOtomotif Salah sesuatu rintangan yg harus dilewati oleh All New Fortuner 4×2

Sesi pertama, KompasOtomotif memilih bagi menguji All New Fortuner 2.4-liter diesel 4X2 dan duduk sebagai pengemudi. Setelah diberikan arahan oleh instruktur yg duduk di jok depan, mobil pun segera melaju.

Pengujian di trek 4X2 ini rintangannya cukup beragam. Pertama menguji fitur pengereman Anti Lock Braking System (ABS). Sang instruktur meminta KompasOtomotif untuk menginjak pedal gas sedalam-dalamnya kemudian melakukan pengereman secara mendadak.

“Jalannya telah dibuat licin dan nanti silahkan menginjak pedal rem sedalam-dalamnya. Ini bagi menunjukan bahwa fitur ABS-nya berfungsi dan meskipun licin mobil tetap sesuai dengan jalur atau tak membuang,” kata instruktur itu.

Setelah dibuktikan, ternyata fitur pengereman ABS di Fortuner terbaru ini benar-benar berfungsi dengan baik. Mobil tetap berada di jalannya dan tak membuang ke kanan atau ke kiri.

Setelah itu, treknya dibuat bergelombang, ada polisi tidur dan beton yg disusun, cukup tinggi ukurannya. Fungsinya, bagi membuktikan bahwa Fortuner ini memiliki ground clearance yang tinggi.

Tetapi sayang, di brosur dan di rilis yg disebarkan PT TAM, tak ada data berapa ground clearance Fortuner terbaru ini.

Hasil pengujiannya memang benar, segala rintangan jalan bergelombang bisa dilewati dengan lancar tanpa terjadi benturan bagian bawah. Tetapi, menurut KompasOtomotif, kekurangannya akselerasinya atau putaran bawahnya masih terasa “lemot”.

Buktinya, saat kendaraan dalam posisi diam, dahulu pedal gas diinjak sedalam-dalamnya, hentakan “menjambak” tak terlalu terasa dan sedikit ada jeda sekitar dua detik.

Fortuner Diesel 4×4

Aditya Maulana, KompasOtomotif Sesi test drive Toyota All New Fortuner di Senayan City, Jumat (22/1/2016).

Tiba saatnya mengetahui seberapa tangguh Sport Utility Vehicle (SUV) menengah Toyota ini diajak melintas medan off-road. Saat itu, KompasOtomotif duduk sebagai penumpang di baris kedua. Di dalam mobil jumlahnya empat orang.

Pertama, instruktur membawa All New Fortuner bermesin diesel 2.4-liter 4X4 ini ke rintangan jalan miring. Di jalan tersebut, berhasil dilewati dengan sempurna.

Setelah itu, rintangan yg paling berat adalah melewati tanjakan besi yg tingginya mencapai 4 meter dan memiliki tingkat kemiringan 47 derajat. Sebelum akan menanjak, sang pengemudi memindahkan tuas kontrol pengaturan ke posisi 4×4.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Sesi test drive Toyota All New Fortuner di Senayan City, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

“Sekarang kalian masih memakai 4H, sebelum akan menanjak kami pindahkan dahulu ke 4L. Tetapi, harus berhenti dulu, dan kalau di meter cluster ada tanda menyala berarti telah berfungsi,” kata instruktur itu.

Tapi sayang, perpindahan dari 4H ke 4L tak mampu cepat, harus menunggu dua detik lalu baru muncul indikator aktifnya.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Switch 4H, 4L di Toyota All New Fortuner

Secara perlahan, mobil pun akan merangkak naik dan di dalam kita dapat melihat langit, karena mobil naik 4 meter dan tingkat kemiringannya 47 derajat. All New Fortuner tak kesulitan ketika menanjak, begitu juga turunnya.

Jelas saja SUV ini mampu merangkak naik, sebab memiliki crawl ratio alias kemampuan merayap yg cukup besar, yakni 37,8. Hasil itu didapat dari menghitung rasio gigi ke-1, ratio transfer case dan perbandingan gigi akhir. Jadi, 3.600 x 2.566 x 4,1 hasilnya 37,8.

Mesin diesel 2.4-liter New SuperGD VNT Turbo pada Fortuner terbaru ini memiliki tenaga 149,6 ps dan torsi 40,8 kgm pada 1.600-2.000 rpm.

Hebatnya lagi, ketika turun meskipun pedal rem tak ditekan terlalu dalam, mobil mampu melaju dengan apik dan bagian bawah tak ada yg membentur besi. Keberhasilan itu dikarenakan Fortuner terbaru ini memiliki fitur Hill Assist Control (HAC), Vehicle Stability Control (VSC) dan A-TRC yg fungsinya mereduksi spin pada roda yg khusus ada pada varian VRZ.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article “First Date” Bersama Generasi Baru Toyota Fortuner

Selasa 9 Februari 2016 | Berita Otomotif

Sentul -Setelah tampil malu-malu ketika penutupan Suzuki Indonesia Challenge tahun lalu, Si Ayam Jago Suzuki, Satria F150 model terbaru diperlihatkan dalam bentuk utuhnya. Salah sesuatu perubahan…

Jumat 1 April 2016 | Berita Otomotif

Shropshire, KompasOtomotif – Satu hal yg menyenangkan dari mobil-mobil Nissan merupakan gampang melakukan implan komponen.  Misalnya seperti yg banyak kalian lihat di Indonesia, yakni Cefiro…

Rabu 25 November 2015 | Berita Otomotif

Anda pasti pernah mengalami kejadian yg mana membuat mobil kesayangan baret. Ya, itu adalah kondisi yg sangat tak enak dipandang. Lantas haruskah ke bengkel? Sebenarnya…