ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Ferrari Tolak Mobil Listrik Dan SUV

Senin, Maret 7th 2016.

Jenewa -Chairman Ferrari yg juga CEO Fiat Chrysler Automobiles Sergio Marchionne, menolak tegas mobil listrik dan Sport Utility Vehicle (SUV) bagi mobil Ferrari.

Mengutip Leftlanenews, Senin (7/3/2016), Marchionne yg ditemui di sela-sela Geneva Motor Show, menyampaikan ide memproduksi mobil listrik buat Ferrari adalah sebuah konsep yg tak patut, tak pantas bagi sebuah merek Ferrari.

Marchionne sebelumnya juga telah menolak mobil SUV Ferrari.  “Anda harus menembak aku terlebih dahulu,” ujar Marchionne saat ditanya apakah Ferrari berniat membuat SUV.

Dirinya menambahkan seandainya Ferrari menjadi mobil listrik, tak sesuai dengan merek Ferrari.  Suara deru mesin yg gahar menjadi sesuatu komponen penting, bagi pengalaman berkendara.

Memang Ferrari sudah melahirkan mobil LaFerrari yg mengusung beberapa motor listrik. Namun hal itu cuma bagi mendukung laju mesin V12 berkapasitas 6.3 liter, yg bisa menyemburkan 789 tenaga kuda.

Jika mesin V12 dan motor listrik ini digabungkan, maka mobil ini diklaim bakal bisa berlari hingga 949 tenaga kuda dan dapat mencapai top speed hingga 218 mph.

Hal senada juga disampaikan Former chairman Luca di Montezemolo pada 2013, yg memilih buat melahirkan Ferrari hybrid. “Saya tak yakin dengan mobil listrik, tapi aku lebih yakin pada mobil hybrid,” kata Luca.

(lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ferrari Tolak Mobil Listrik Dan SUV

Selasa 1 Desember 2015 | Berita Otomotif

Makassar -Kehadiran Honda BR-V di Makassar Auto Show 2015 mendapat respon positif. Mobil dengan konsep Advanced Scene Hunter yg menjadi display penting di stand Honda itu…

Kamis 5 November 2015 | Berita Otomotif

Dibangun di atas lahan seluas 75.000 m2, pabrik Shell Marunda bisa memproduksi 120 ribu ton atau 136 juta liter pelumas per tahun. Jumlah tersebut cukup…

Jumat 8 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Suzuki secara eksklusif mengembangkan Ertiga Dreza khusus buat pasar Indonesia. Kasta tertinggi dari Ertiga ini dianggap belum cocok bagi pasar negara lain. Padahal, dua negara…