ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Ferrari Bangun Taman Hiburan Di China

Jumat, Maret 25th 2016.

Maranello -Negeri Tirai Bambu, China mulai memiliki taman hiburan bertemakan supercar berlogo kuda jingkrak yakni Ferrari. Pabrikan mobil mewah yang berasal Italia itu sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Beijing Automotive dan BAIC Eternaland Property Co., Ltd.

Dalam siaran pers yg diterima detikOto, Jumat (25/3/2016), perjanjian kerja sama tidak terikat tersebut atau non-binding MoU buat lisensi desain, konstruksi, dan pengelolaan taman hiburan Ferrari di Cina.

Taman hiburan Ferrari juga sudah ada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Taman tersebut dibangun di lahan seluas 7 kali lapangan bola atau 86 ribu meter persegi, lengkap dengan logo khas Ferrari terbesar yg pernah dibuat.

Terdapat tiga segmentasi hiburan di Taman Hiburan Ferrari Abu Dhabi yakni buat keluarga, anak-anak, dan orang dewasa.

Selain di Abu Dhabi, taman hiburan Ferrari juga tengah dibangun di PortAventura, Spanyol di area seluas 75 ribu meter persegi. Di taman tersebut mulai dibangun roller coaster yg diklaim paling tinggi dan tercepat di Eropa.

Di taman hiburan tersebut juga mulai dibangun hotel bintang lima yg terdiri dari 250 kamar, restoran, dan simulator mengemudi.

Foto: Ferrari
Foto: Ferrari
Foto: Ferrari

(nkn/nkn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Ferrari Bangun Taman Hiburan Di China

Jumat 26 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Toyota-Astra Motor (TAM) resmi launching lini terbaru dari Toyota Rush. Hadir dengan nama Rush TRD Sportivo 7 dan Rush TRD Sportivo Ultimo, kedua…

Rabu 2 Desember 2015 | Berita Otomotif

Makassar – GIIAS Makassar Auto Show 2015 yg berlangsung sejak 25 November 2015 di Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan akhirnya usai dan ditutup Minggu…

Kamis 14 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan MotoGP di Indonesia pada 2017 dipelajari lagi secara matang. Kabarnya, ketika ini pemerintah…