Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Esemka Rajawali Sudah Laku Ratusan Unit

Selasa, Maret 22nd 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Esemka Rajawali yaitu salah sesuatu model andalan yg dirakit PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Mobil bermerek nasional ini tenar saat Joko Widodo menggunakannya sebagai kendaraan dinas saat masih menjabat sebagai Walikota Solo, Jawa Tengah.

Lantas, bagaimana nasib Esemka Rajawali sekarang ?

Rajawali ternyata telah berhasil dijual Esemka ke ratusan konsumen di semua Indonesia. Dirancang sebagai sport utility vehicle (SUV) berkapasitas lima penumpang, mobil ini telah tersebar di dua kota besar di Pulau Jawa.

“Dari segala mobil Esemka, kita memang baru menjual Rajawali R2. Model sama dengan yg digunakan Pak Jokowi, tetapi telah disempurnakan lagi. Kapasitasnya lima penumpang dan bermain di segmen SUV seperti Rush dan Terios,” ucap Dwi Budi Martono, Direktur Teknik Esemka ketika dijumpai KompasOtomotif di Solo, Jawa Tengah, Senin (14/3/2016).

Esemka Rajawali dijual dengan banderol Rp 180 juta, dibekali mesin bensin 1.600 cc, dilengkapi transmisi manual lima percepatan. Spesifikasi mesin adalah, SOHC 16V dengan sistem bahan bakar injeksi seperti mobil modern ketika ini.

Ketika ditanya mengenai jumalah populasinya, pria yg akrab di sapa Toto tersebut mengaku telah ada sekitar 150 unit lebih Rajawali yg dipasarkan.

Azwar Ferdian Esemka Rajawali.

“Sekitar 150-an unit yg dijual. Untuk wilayah sebagian besar daerah jawa, seperti Kediri, Nganjuk, Jombang, Wonogiri, sedangkan di luar pulau jawa itu ada beberapa unit di Lampung,” ucap Toto.

Purna Jual

Menyingung persoalan purnajual, Toto beranggapan hal ini bukan menjadi persoalan besar. Semua mobil yg dipasarkan mendapat layananyang terjamin.

“Untuk aftersales seperti bengkel perawatan segala SMK kemitraan kalian yg ada di kota-kota di Indonesia telah mampu menangganinya, jadi tak perlu khawatir. Mulai dari jasa perawatan biasa sampai yg berat dapat dikerjakan, termasuk suku cadang,” kata Toto.

Esemka sendiri menurutnya sangat terbuka untuk para pebisnis yg mau menjalin kemitraan buat membuka bengkel khsusus Esemka. Namun harus melalui standarisasi yg telah ditentukan Esemka.

“Bagi pihak swasta yg mau jalin kemitraan membuat bengkel Esemka kalian silakan saja, nanti tenaga kerjanya kalian bimbing di sini tetapi harus sesuai standarisasi kami,” ucap Toto.

Laporan segera wartawan KompasOtomotif Stanley Ravel.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Geliat Mobil Merek Nasional Esemka

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Esemka Rajawali Sudah Laku Ratusan Unit

Jumat 13 November 2015 | Berita Otomotif

Menurut lansiran CNBC (4/11), kawasan elit Beacon Hill di Boston Amerika Serikat, memiliki tarif parkir mobil cukup mengejutkan, yakni USD 650.000 atau setara Rp 8,8…

Jumat 15 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Perkembangan bahan bakar diesel di Indonesia dinilai oleh Pertamina masih ketinggalan jauh dibanding negara maju seperti Eropa. Direktur Pemasaran PT Pertamina, Ahmad Bambang menyampaikan banyak…

Rabu 25 November 2015 | Berita Otomotif

Subaru sudah mengajukan merek dagang bagi nama-nama baru yg bakal dipakai bagi produk kendaraannya. Produsen yang berasal Jepang ini sudah mengajukan setidaknya empat nama baru…