ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Enam Faktor Penting Pada MotoGP 2016

Senin, Januari 4th 2016.

Madrid, KompasOtomotif – MotoGP 2016 tidak lama lagi bergulir. Para penggemar pun seolah tidak sabar menanti apa yg mulai terjadi setelah musim 2015 ditutup dengan balapan yg sangat seru. Ada dua hal menarik yg patut dicermati, akan perseteruan Rossi-Marquez, ban, tim, hingga regulasi baru.

Berikut dua hal yg cukup menentukan seru-tidaknya musim 2016, atau paling tak bakal memberi warna cukup terang di ajang balap sepeda motor terpopuler di dunia itu:

1. Rossi-Marquez
Sudah jadi rahasia umum, bahwa pertemanan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez akan merenggang sejak insiden ”spektakuler” di akhir musim. Pertanyaannya, apakah keduanya dapat bersikap profesional di lintasan dahulu kembali merajut pertemanan, atau meneruskan perseteruan?

2. Akhir dari Kelas Open, ECU baru, dan ban Michelin
Salah sesuatu perubahan besar pada musim 2016 adalah spesifikasi mesin naik dari 800 cc ke 1.000 cc. Lalu, Dorna sebagai penyelenggara menyiapkan ECU mandatory yg dikembangkan bersama, dan ban Michelin yg menggantikan tempat Bridgestone sebagai pemasok tunggal.

Tidak ada yg tahu pasti apa yg mulai terjadi nanti, namun pergantian hal fundamental itu mulai mengubah peta persaingan, dengan harapan kompetisi semakin panas. Apa pun yg terjadi, dengan dipakainya sesuatu ECU, berarti tak ada jarak antara tim pabrikan dan kelas open.

3. Masalah mesin Honda
Honda mengalami persoalan pada mesin baru dalam tes pra-musim dua waktu dahulu di Sepang. Lebih potensial, tetapi menurut Marquez, mesin jauh dar level terbaik. Bahkan bos HRC Shuhei Nakamoto mengatakan, bagian ini menjadi kesalahan terbesar tahun ini. Honda masih milik waktu tiga kali uji mencoba resmi jelang balap pembuka yg berlangsung di Qatar, Maret 2016 mendatang.

4. Langkah baru Suzuki
Menarik menanti penampilan Suzuki tahun ini, mengingat musim dahulu Aleix Espargaro dan Maverick Vinales tampil sangat baik. Mereka merebut empat start di baris depan, bahkan bertengger pada pos 1-2 di Catalunya, plus masuk enam besar dalam tiga balapan.

Memang, tidak ada lagi ban superlunak dari Michelin, namun ada hal yg membuat Suzuki menjanjikan. Salah satunya, performa GSX-RR dengan girboks seamless yg memperlihatkan ancaman serius. Saat Ducati kehilangan hak konsesei, Artinya Suzuki lebih milik keuntungan dengan ekstra mesin, serta masih dapat melakukan pengembangan hingga tes tambahan.

5. Redding dan Ducati
Performa kurang baik Scott Redding di atas Marc VDS Honda tahun dahulu memang mengecawakan. Namun ketika pebalap Inggris itu menetapkan pindah ke Pramac Ducati, potensinya kembali menganga. Redding melahap tes dengan brilian, bahkan memimpin catatan waktu.

6. Apakah Casey Stoner Ikut Balapan?
Inilah pertanyaan terbesar yg keluar dari hampir setiap mulut penggemar MotoGP ketika jawara yg telah pensiun itu menetapkan balik ke Ducati sebagai test rider. Stoner mulai melakukan debut dengan Desmosedici pada tes resmi di Sepang, Januari 2016.

Fakta bahwa Stoner sudah menawarkan diri mengganti Dani Pedrosa yg cedera musim lalu, memamerkan bahwa pebalap Australia itu masih milik nyali bagi ”turun gunung” dan berjibaku.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Enam Faktor Penting Pada MotoGP 2016

Senin 8 Februari 2016 | Berita Otomotif

Menurut laporan dari Reuters (5/2), Kia ketika ini sedang mempertimbangkan buat membuat sebuah sedan sport mewah RWD tahun 2017. Ini tampaknya mengikuti jejak Hyundai yg…

Rabu 6 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Banyaknya biker yg berpaling ke supermoto sebagai tunggangan harian bukan tanpa alasan. Fleksibilitas dan ketahanan menjadi salah sesuatu faktor yg membuat model…

Rabu 20 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Pada tahap awal semua kuota penjualan Mitsubishi All-New Pajero Sport di Indonesia berdasarkan pasokan impor dari Thailand yg selama ini ditunjuk sebagai…