Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Dorong Pemerintah Dukung Kendaraan Listrik

Minggu, Maret 6th 2016.


Jakarta, KompasOtomotif –
Dewan Energi Nasional (DEN) susun draft terkait pengembangan energi listik buat penggerak kendaraan bemotor. Tujuannya bagi dapat mendorong pemerintah, agar semakin bergairah penuhi target penurunan polusi udara.

Prof Rinaldy Dalimi, Anggota Dewan Energi Nasional mengatakan, pihaknya bersama dengan pemerintah melihat bahwa perkembangan teknologi mobil dan sepeda motor listrik. Oleh karena itu, tercetuslah rancangan program kebijakan energi nasional sampai 2050.

“Dalam kebijakan energi nasional telah dituliskan, diversifikasi energi dilaksanakan dengan mempercepat pemanfaatan tenaga lisrik buat kendaraan bermotor. Namun ini masih dalam lingkup kebijakan yg besar,” ujar Rinaldy, Sabtu (5/3/2015).

Rinaldy melanjutkan, bagi lebih mengerucut, kebijakan tersebut diproyeksikan kembali kepada rencana umum energi nasional. “Namun di dalam draft ini angka-angka yg disebutkan masih belum final. Mudah-mudahan pada bulan depan atau April 2016, telah ketuk palu,” ujar Rinaldy.

Isi draft tersebut di antaranya.

1. Pemerintah mulai menyusun peraturan terkait dengan pemanfaatan energi listrik bagi penggerak kendaraan bermotor.

2. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian, bagi meminta kepada produsen mobil menyediakan dan memproduksi kendaraan bermotor bertenaga hybrid, elektrik, dan gas.

3. Meminta kepada pemerintah, bagi mengembangkan produk secara bertahap, dengan target sebanyak 2.200 unit kendaraan roda empat bertenaga listrik pada tahun 2025 di Indonesia.

“Artinya ini yaitu dorongan, sebenarnya dapat saja lebih dari angka tersebut (2.200 unit), seandainya produsen mobil dapat memberikan harga jual listrik mobil yg murah,” ujar Rinaldy

4. Meningkatkan jumlah mobil listrik buat angkutan umum, menjadi 10 persen, dari jumlah total populasi jumlah angkutan umum pada tahun 2025.

5. Menyusun kebijakan insentif bagi produsen motor dan mobil listrik buat pabrikan. “Ini buat membuat harganya menjadi lebih murah,” Rinaldy.

6. Mengembangkan produk kendaraan roda beberapa berteknologi listrik, sekitar 8 juta unit sepeda motor pada tahun 2025.

7. Membangun secara bertahap sistem dan stasiun pengisian listrik umum bagi kendaraan bermotor listrik, menjadi 1.000 unit pada tahun 2025.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Dorong Pemerintah Dukung Kendaraan Listrik

Minggu 10 Januari 2016 | Berita Otomotif

New Delhi, KompasOtomotif — Menjelang debut bulan depan pada India Auto Expo 2016, Suzuki sudah merilis gambar calon sport utility vehicle (SUV) kompak terbarunya, yakni Vitara…

Rabu 9 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi launching model terbarunya di segmensport hybrid, New  CR-Z, Selasa (8/3/2106), di Jakarta. Model ini menyasar pasar…

Rabu 2 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Data asosiasi kendaraan bermotor, Gaikindo, yg mengungkap Kia Mobil Indonesia (KMI) tak menjual satupun unit pada Januari dahulu kini disanggah. Lewat surat…