ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Dompet Otomotif Astra Menipis Rp 600 Miliar

Kamis, Oktober 29th 2015.

Jakarta, KompasOtomotif – Laba bersih dari grup bisnis otomotif PT Astra International Tbk (Grup Astra) turun 10 persen sepanjang Januari-September 2015 di bandingkan periode sama tahun lalu, menjadi Rp 5,3 triliun dari sebelumnya Rp 5,9 triliun.

Lewat laporan keuangan perusahaan, Grup Astra menyatakan, lemahnya permintaan otomotif selama sembilan bulan pertama 2015 terjadi karena perlambatan ekonomi. Selain itu, diskon harga di pasar mobil yg disebabkan oleh kelebihan kapasitas produksi selalu memberikan dampak negatif terhadap laba bersih.

Bisnis komponen otomotif juga memberikan kontribusi yg lebih rendah, disebabkan oleh berkurangnya volume dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Penjualan mobil nasional turun 18 persen menjadi 765.000 unit. Sedangkan, penjualan mobil di bawah naungan Grup Astra juga turun 20 persen menjadi 382.000 unit. Situasi ini menyebabkan penurunan pangsa pasar dari 51 persen menjadi 50 persen. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, merek-merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, dan BMW sudah launching 14 model baru dan 8 model penyegaran ringan (facelift).

Sepeda Motor

Sementara itu, keadaan serupa juga terjadi pada pasar sepeda motor nasional, di mana terjadi penurunan penjualan 20 persen menjadi 4,8 juta unit. Astra lewat andalannya, PT Astra Honda Motor (AHM) juga harus merasakan penurunan pasar 14 persen menjadi 3,3 juta unit periode sembilan bulan pertama tahun ini di bandingkan periode sama 2014. Tapi, dari segi pangsa pasar, justru membesar dari 63 persen menjadi 68 persen. AHM sudah launching 9 model baru dan 6 model facelift selama periode ini.

Dari sektor komponen, Astra Otoparts mencatatkan penurunan laba bersih sampai 72 persen menjadi Rp 179 miliar, yg disebabkan oleh menurunnya volume dan penurunan margin manufaktur karena pelemahan nilai tukar rupiah.

“Situasi bisnis yg menantang yg dihadapi oleh Grup Astra selalu berlanjut dan kalian memperkirakan kinerja perdagangan dari semua lini bisnis tak mulai mengalami banyak perubahan di sisa penghujung tahun ini,” kata Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Grup Astra dalam informasi resminya, Kamis (29/10/2015).

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Dompet Otomotif Astra Menipis Rp 600 Miliar

Minggu 15 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Sepanjang Oktober dulu penjualan skuter matik bergaya retro Yamaha Fino sebanyak 9.694 unit atau naik 59,7 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan permintaan terbesar di luar…

Kamis 7 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif — Kabar tidak sedap Honda Freed bakal berhenti diproduksi di Indonesia ditampik salah sesuatu sumber internal Honda Prospect Motor (HPM). Ia mengakui produksi Freed…

Minggu 17 Januari 2016 | Berita Otomotif

Kabar baik untuk penggemar mobil Merci. Ya, mobil terbaru perusahaan yang berasal Jerman yg belum lama ini dirilis – Mercedes-Benz E-Class 2017 – semakin dekat…