ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Diproduksi Di RI, Kandungan Lokal Mesin Anyar Toyota R-NR Belum 100%

Selasa, Maret 8th 2016.

Karawang -Pabrik mesin Toyota terbaru di Karawang resmi beroperasi. Pabrik tersebut memproduksi mesin bensin alumunium R-NR 1,3 liter dan 1,5 liter, meskipun diproduksi di Indonesia, kandungan lokal mesin tersebut belum mencapai hingga 100 persen.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Masahiro Nonami menyampaikan kandungan lokal pada mesin baru R-NR ketika ini baru mencapai angka 80 persen.

Alasannya, kesiapan material dari sisi pemasok belum cukup memadai bagi meningkatkan kandungan lokal pada mesin hingga 100 persen.

“Kandungan lokal 80 persen buat mesin ini (R-NR). Kalau aku sebenarnya maunya 200 persen kandungan lokal tetapi persiapan di sisi pemasok yg masih belum siap. Saat ini kita berupaya semaksimal mungkin dan mencapai 80 persen,” ujar Nonami, Selasa (8/3/2016).

Director of Technical and Project Planning & Management TMMIN, Yui Hastoro menambahkan pencapaian kandungan lokal pada mesin R-NR belum 100 persen penuh disebabkan bahan mentah yg belum tersedia. Hal itu mengharuskan pihak TMMIN mengimpor bahan mentah dari negara yang lain bagi produksi R-NR.

“Raw material yg masih tergantung impor, belum 100 persen. Sama saja seperti baja bagi mobil penumpang, part-nya kalian beli. Raw material masih kami impor,” tambah Yui.

Dengan beroperasinya pabrik mesin terbaru Toyota, total keseluruhan produksi lokal bagi supplier TMMIN tingkat pertama berjumlah 135 perusahaan. Sebelumnya, TMMIN sudah melibatkan 123 perusahaan pemasok lokal.

Sementara itu Plt Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Panggah Susanto menyampaikan pasar yg begitu besar di dalam negeri sebaiknya mendorong pelaku usaha industri otomotif buat selalu mengembangkan industri komponen guna memperdalam struktur industri otomotif.

“Indonesia mulai selalu memprioritaskan  pengembangan industri kendaraan bermotor dalam negeri, melalui usaha-usaha menarik investasi baru dan mendorong perluasan kapasitas industri yg ada,” ujar Panggah.

Berkembangnya industri komponen diperhitungkan mampu menarik untuk investor buat selalu mengembangkan produk-produk yg dibutuhkan masyarakat dengan harga kompetitif.

Foto: Agung Phambudhy
Foto: Agung Phambudhy
Foto: Agung Phambudhy
Foto: Agung Phambudhy
Foto: Agung Phambydhy

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Diproduksi Di RI, Kandungan Lokal Mesin Anyar Toyota R-NR Belum 100%

Minggu 17 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Agen tunggal pemegang merek kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), berhasil mempertahankan posisi mereka di puncak pasar…

Minggu 17 Januari 2016 | Berita Otomotif

London -Aston Martin DB10 boleh jadi telah diperlihatkan, bagi mensukseskan film James Bond. Dan kini produsen yang berasal Inggris ini pun memastikan mulai memperkenalkan DB11 yg…

Kamis 24 Maret 2016 | Berita Otomotif

Sebanyak 1.000 Raja Motor Sport (V-Ixion) melintasi Sentul International Circuit, Bogor, Minggu 20 Maret 2016. Kehebohan raja motor sport Tanah Air sejak tahun 2007 itu,…