PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK ISUZU

Surabaya- Jawa Timur

Menu

Diduga Lakukan Kartel Harga, Ini Jawaban Yamaha Indonesia

Selasa, Mei 3rd 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kembali mengangkat dugaan kartel penetapan harga jual yg dikerjakan PT Astra Honda Motor (AHM) dan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Namun, sifatnya masih diselidiki dan seandainya ditemukan bersalah, maka kedua merek itu mulai dikenakan sanksi.

Menanggapi hal itu, Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menjelaskan, tahun dulu pihaknya bersama semua anggota Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) telah memenuhi panggilan KPPU. Namun, hingga ketika ini belum ada kejelasannya lagi.

“Kita masih menunggu hasilnya seperti apa, yg jelas kami telah memenuhi panggilan KPPU tahun lalu. Tetapi, membahas soal apanya, kami tak mampu bicarakan, karena belum dapat diumumkan,” ujar Masykur ketika dihubungi KompasOtomotif, Selasa (3/5/2016).

Namun, menurut Masykur, pihaknya tak mungkin melakukan kartel penetapan harga jual motor, apalagi dengan kompetitor. Ia juga belum mengetahui, darimana awalnya KPPU menduga beberapa produsen sepeda motor.

“Yang jelas kami tak mungkin melakukan itu. Sekarang kalian tunggu saja hasil penyelidikan yg dikerjakan KPPU,” kata Masykur.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI, Muhammad Syarkawi Rauf, mengatakan, dugaan tersebut muncul pada 2013. Saat itu, KKPU melihat produksi dan penjualan motor menurun, namun beberapa merek tersebut masih mampu untung besar, sehingga diduga ada permainan harga jual.

Menurut Syarkawi, biaya produksi buat kendaraan bermotor roda beberapa macam bebek dan Skutik tak terlalu tinggi, merupakan di kisaran Rp7,5 juta. Namun praktiknya, harga jual di pasaran melesat beberapa kali lipat menjadi Rp 15 jutaan hingga Rp17 jutaan.

KPPU menganggap harga jual ideal sepeda motor yg dipatok produsen merupakan Rp 12 juta per unit. Harga tersebut telah termasuk marjin keuntungan 15 persen hingga 20 persen.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Diduga Lakukan Kartel Harga, Ini Jawaban Yamaha Indonesia

Sabtu 7 November 2015 | Berita Otomotif

Modena -Maserati dikabarkan mulai kembali menghentikan sementara proses produksi mobil di pabrik Grugliasco, di Italia utara bagi mengurangi jumlah produk. Langkah ini diberlakukan buat menghemat biaya…

Kamis 19 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Bagi Anda pemilik mobil merek Eropa, perlu perawatan ekstra selama kepemilikan, salah satunya urusan jamur pada kaca. Musim Hujan membutuhkan keadaan kaca…

Sabtu 9 Januari 2016 | Berita Otomotif

Tokyo -Maraknya mobil yg terkoneksi dengan internet maupun sistem software tertentu telah bukan menjadi barang langka. Sekarang konektivitas pada mobil adalah justru hal yg paling penting.…