Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

David Tobing Hanya Gugat Ford Rp 6.000

Senin, Februari 1st 2016.

Jakarta -David Tobing akhirnya melayangkan gugatan kepada Ford Motor Indonesia usai keluhannya tak ditanggapi. Dalam surat gugatan, David cuma menuntut produsen mobil yang berasal Amerika Serikat itu sebesar Rp 6 ribu.

Dalam surat gugatan yg dilayangkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada (1/2/2016), tertulis kerugian materil dan tuntutan David ke pihak Ford yakni Rp 6 ribu.

Bunyi salah sesuatu kerugian yg dialami oleh Dabid Tobing yakni sebagai berikut.

“Bahwa hak atas kenyamanan dan kebanggan Penggugat selama ini dalam memakai dan mengendarai kendaraan tipe Ford Everest sudah terlanggar oleh perbuatan melawan hukum yg dikerjakan Tergugat sehingga menimbulkan kerugian materil sebesar Rp 6.000,00 (enam ribu Rupiah).”

Demikian halnya dengan salah sesuatu tuntutan anggota Badan Perlindungan Konsumen itu terhadap Ford yg tertulis

“Menghukum Tergugat buat membayar kerugian sebesar Rp6.000,00 (enam ribu Rupiah).”

Terkait nilai kerugian tersebut, David Tobing menjelaskan kepada detikOto bahwa nominal tersebut buat mengganti uang materai yg digunakan dalam surat gugatan.

“Uang Rp 6 ribu itu buat mengganti materai yg digunakan dalam surat gugatan,” ujar pemilik Ford Everest itu seraya memamerkan materai yg digunakan dalam surat gugatan yg ia layangkan buat Ford.

“Nantinya pihak Tergugat (Ford Motor Indonesia) juga mulai membayar semua biaya perkara,” tandasnya.

David Tobing resmi melayangkan surat gugatan dengan nomor 61/Pdt.G/2016/PN. JKT Sel. Selain menggugat PT Ford Motor Indonesia, beberapa menteri juga ikut menjadi turut tergugat yakni Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan.

David menambahkan beberapa menteri tersebut jadi turut tergugat karena mempunyai andil bagi menyelesaikan masalah keputusan Ford hengkang dari Indonesia. Utamanya bagi melindungi hak konsumen.

Turut Tergugat I yakni Menteri Perindustrian Republik Indonesia dituliskan David Tobing dalam surat gugatan adalah pihak yg sudah memberikan izin kepada Ford bagi mengimpor, memasafkan, mendistribusikan serta melayani layanan purna jual Ford di Indonesia.

Sedangkan Turut Tergugat II merupakan Menteri Perdagangan bertugas buat melakukan pengawasan terhadap barang yg dikeluarkan oleh Ford Motor Indonesia dalam memenuhi layanan purna jual.

“Pemerintah jangan cuma melihat bisnisnya saja. Konsumen juga dipikirkan. Menteri bukan tergugat disini, tetapi turut tergugat. Supaya nanti dia (Ford Motor Indonesia) untuk pernyataan di hadapan menteri,” kata David.

Dasar tuntutan David Tobing kepada Ford Motor Indonesia merujuk pada Pasal 25 ayat (1) Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo. Pasal 1 angka 16 Permendag 20/2009 yg berbunyi

Pasal 1 angka 16 Permendag 20/2009

“Pelayanan purna jual adalah pelayanan yg diberikan oleh pelaku usaha kepada konsumen terhadap barang dan/ atau jasa yg dijual dalam hal jaminan mutu, daya tahan, kehandalan operasional sekurang-kurangnya selama 1 (satu) tahun.”

Pasal 25 ayat (1) PK

“Pelaku usaha yg memproduksi barang yg pemanfaatannya berkelanjutan dalam batas waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun wajib menyediakan suku cadang dan/atau fasilitas purna jual dan wajib memenuhi jaminan atau garansi sesuai dengan yg diperjanjikan.”

(nkn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article David Tobing Hanya Gugat Ford Rp 6.000

Rabu 16 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Penjualan sepeda motor pada beberapa bulan pertama 2016 memang masih belum pulih. Pasalnya pasar turun cukup signifikan 11,1 persen, tercatat cuma 941.127…

Jumat 20 November 2015 | Berita Otomotif

Milan, KompasOtomotif – MV Agusta menampilkan sejumlah model baru menyambut EICMA yg diselenggarakan di Milan, Italia, 18-22 November 2015. Salah sesuatu yg mendapat sorotan, Brutale…

Jumat 18 Maret 2016 | Berita Otomotif

Tokyo -Tampilan terbaru Suzuki Swift akhirnya akan terungkap. Meski masih menyisahkan guratan desain generasi sebelumnya, tampilan berbeda tetap saja terlihat. Seperti dilansir Autocarindia dan autoexpress, Jumat…