Hubungi Kami SMS whatsapp
"Captain Seat", Mewah Tetapi Belum Tentu Berguna - Isuzu Surabaya - Isuzu Surabaya
Isuzu Surabaya

Dealer Resmi Isuzu Surabaya

Menu

“Captain Seat”, Mewah Tetapi Belum Tentu Berguna

Selasa, April 26th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif — Captain seat di kabin mobil mengangkat nuansa mewah. Namun, ada konsekuensi yg mesti diingat. Satu hal yg dikorbankan adalah fungsionalitas kabin.

Sesuai namanya, captain seat ditujukan bagi menyenangkan sang kapten atau bila urusannya dalam mobil berarti penumpang istimewa. Jok tipe seperti ini hanya dapat digunakan sesuatu orang, beda seperti jok biasa yg dapat dipakai bareng.

Captain seat dapat saja kelihatan premium, tapi memengaruhi kapasitas penumpang. Jadi, keberadaannya lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan.

Captain seat itu bukan solusi terbaik. Tergantung kebutuhannya di mana. Kalau misalnya butuh sebagai tempat kerja, captain seat seperti Innova terbaru, itu oke karena ada mejanya. Berarti, fungsi dari captain seat itu ada. Kalau (fungsinya) enggak ada, mubazir,” ujar Edy, penggawa Vertue Concept, Rabu (20/4/2016).

Toyota Astra Motor (TAM) Meja lipat di hadapan penumpang tengah jadi fitur baru penambah aura kemewahan.

Selama 12 tahun bekerja di bidang modifikasi interior, Edy menjelaskan, banyak konsumen yg meminta jok baris kedua mobilnya dibentuk jadi captain seat. Namun, rata–rata, setengah setahun, mereka balik lagi minta agar model kursi dikembalikan seperti semula.

“Orang melihat captain seat itu kan mewah, tapi kenyataannya, ketika mereka telah menikmati, rata-rata menyesal,” kata Edy.

dok.Zoom Leather Seat Captain Seat di Nissan Evalia.

Selain kapasitas, Edy juga menyorot soal ruang kabin karena captain seat. Misalnya, dalam masalah Innova, beberapa captain seat tidak senantiasa dapat bikin penumpang lebih gampang mengakses kursi baris ketiga.

“Jarak (di antara) beberapa arm rest hanya 17 cm. Segitu, mau bergerak bagaimana?” kata Edy.

Permintaan captain seat lebih mengarah pada gaya hidup dibanding kebutuhan. “Sering sekali orang mengorbankan fungsi bagi kesan mewah, tapi belum tentu butuh,” ucap Edy.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article “Captain Seat”, Mewah Tetapi Belum Tentu Berguna

Sabtu 5 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menggelar ‘Pesta Sahabat Daihatsu’ 2015. Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun ke-4 ini Daihatsu mengajak guru dan siswa SMK…

Senin 28 Desember 2015 | Berita Otomotif

Riyadh -Rolls-Royce Ghost sudah diluncurkan pada 2009 dahulu dan menjadi varian Rolls-Royce yg paling laris, terutama bagi Ghost II. Mobil yang berasal Inggris tersebut juga bisa…

Sabtu 27 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bandung -Volkswagen (VW) Indonesia memperkenalkan varian baru VW Polo yakni Polo 1.2 TSi pada Agustus tahun dulu dan ternyata mendapatkan respon positif dari konsumen. Agen pemegang…