Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

‘Cabutnya Ford Tidak Masuk Akal’

Kamis, Januari 28th 2016.

Jakarta -Ford Motor Indonesia (FMI) menetapkan buat cabut dari pasar Indonesia. David Tobing, konsumen setia Ford sejak 2006 sekaligus pengacara perlindungan konsumen menilai, cabutnya Ford dari Indonesia tak masuk akal.

“Saya menganggap di antara merek-merek Amerika yang lain atau Korea, Ford memegang lebih besar. Karena kalau dilihat dari perkebunan atau di mana, selalu mobil dinas polisi kan banyak Ford,” ujar David kepada detikOto.

Perkataan David memang tidak salah. Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-Desember 2015 lalu, penjualan Ford masih berada di atas pabrikan lainnya.

Sepanjang 2015, Ford berhasil menduduki posisi ke-11 penjualan kendaraan di Indonesia dengan angka penjualan sebanyak 4.986 unit. Ford juga masih berada di atas Chevrolet. Penjualan Chevrolet sendiri sebanyak 4.541 unit.

Makanya, David menganggap, keputusan hengkangnya Ford di Indonesia tidak masuk akal. Dari sisi penjualan Ford juga masih berada di atas dua pabrikan ternama lainnya.

“Menurut aku juga enggak masuk akal juga menarik diri. Yang namanya usaha kan ada untung rugi, justru jangan gara-gara diprediksi enggak menguntungkan segera dia menutup di Indonesia. Itu kan konsumen yg dirugikan,” kata David.

Dia menekankan, layanan purna jual adalah hal yg harus diperhatikan. Sebab, layanan itu yaitu sebuah kewajiban Ford.

“Intinya, jangan memikirkan bisnisnya semata. Karena dia menjual produk yg pemanfaatannya berkelanjutan, nah dia juga harus bertanggung jawab setelah produk itu dijual,” ujar David.

David yg juga sebagai anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia menambahkan, di Amerika konsumen sangat dihormati. Makanya, sebaiknya perusahaan Amerika sekelas Ford juga menghormati konsumen di Indonesia.

“Di sana (Amerika) konsumen benar-benar dilindungin banget. (Soal statement Ford yg menjamin purna jual di Indonesia), kami enggak yakin lah, hanya statement di media massa mulai tetap menjamin sampai pemberitahuan selanjutnya. Entar tahu-tahu 2 bulan lagi, enggak lagi,” ujar David.

Keputusan ini dianggap David terlalu cepat. Seharusnya, Ford mengabarkan keputusan ini jauh-jauh hari agar konsumen juga memiliki persiapan.

“Kalau dia bilang akan 2017 kita mengurangi ini, ini kan bagus. Jadi ada kesiapan dari konsumen atau ada pilihan. Coba bayangkan kalau konsumen beli mobil Ford tanggal 24 januari? Tanggal 25 dia bilang dia cabut. Ini kan jadi kekacauan. bukan cuma kekacauan, kekecawaan yg sangat mendalam ini,” tegas David. (rgr/lth)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article ‘Cabutnya Ford Tidak Masuk Akal’

Rabu 13 Januari 2016 | Berita Otomotif

Purwakarta -Tahun 2016, tidak cuma jadi tahun aftersales untuk Nissan Motor Indonesia. Sejumlah model juga mulai mendapat penyegaran. General Manager Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia…

Senin 18 April 2016 | Berita Otomotif

Surabaya – Apresiasi terhadap konsumen kerap dikerjakan oleh Toyota-Astra Motor (TAM) melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah ajang kreatifitas yg mengubah tampilan kendaraan sesuai dengan…

Sabtu 13 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Sebagai merek mobil yg lekat dengan segmen Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia, Datsun launching produk dengan transmisi manual. Bagaimana dengan perkembangan transmisi matik?…