Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Bulan Depan Harga Ertiga Dreza Naik Lagi?

Sabtu, Januari 9th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Suzuki Ertiga tipe termewah, yakni Dreza dan Dreza GS telah resmi dijual di Indonesia. Tital terdapat emoat tipe berbeda dengan banderol, Rp 216,9 juta bagi Dreza MT,  Rp 229,5 juta (Dreza AT), Rp 223,9 juta (Dreza GS MT), serta Rp 236,5 juta (Dreza GS AT).

Menurut Davy J Tuilan 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), harga tersebut on the road Jakarta dan sekitarnya dan berlaku bagi Januari 2016 dan berlangsung seterusnya seandainya keadaan perekonomian Indonesia tak mengalami masalah.

“Kita tak mulai naikan harga lagi di Februari, tapi tergantung situasi. Kalau tiba-tiba kebijakan ekonomi di luar negeri dan di Indonesia mengalami persoalan mohon maaf kalian mulai menaikkan harga, tapi seandainya keadaan perekonomiannya stabil harganya tak naik lagi,” ujar Davy menjawab pertanyaan KompasOtomotif saat acara Press Conference di X2 Lounge, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016) malam.

Menurut Davy, sangat berat buat Suzuki seandainya setiap bulan harus menaikkan harga. Kecuali, ada sesuatu kebijakan yg membuat nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melambung.

“Mau tak mau kalau kondisinya seperti itu kami naikkan harga. Kalau situasinya tak berubah harganya tetap sama, tapi seandainya berubah harga mulai ikut naik, tergantung situasi,” kata Davy.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Peluncuran Suzuki New Ertiga Dreza di X2 Lounge, Plasa Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

Strategi Harga dan Pasar

Davy melanjutkan, pihaknya tak khawatir dengan segmentasi Ertiga Dreza dalam hal harga jual, yakni di atas Rp 200 juta. Sebab, pasar di kelas tersebut cukup besar di Indonesia.

Jika keadaan pasar otomotif stabil dengan penjualan sekitar 1,2 juta unit per tahun, kata Davy, maka 15 persen dari total penjualan itu adalah mobil dengan harga Rp 200 jutaan buat berbagai segmen. Kelas kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) harga Rp 200 juta sekitar 5.000-6.000 unit per bulan.

“Jadi pasar di kelas tersebut cukup besar, makanya kalian berani bermain di segmen ini,” katanya.

Menurt Davy, konsumen mobil Rp 200 jutaan di Indonesia itu telah tak lagi bicara diskon, uang muka rendah, cicilan murah. Tetapi, lebih kepada membeli kendaraan bagi mendapatkan kenyamanan dan keamanan.

“Jadi mereka itu bayar mahal sedikit tak apa-apa  asalkan apa yg diinginkan mampu terpenuhi ada di dalam mobil tersebut,” ucapnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Suzuki Ertiga Dreza

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Bulan Depan Harga Ertiga Dreza Naik Lagi?

Senin 16 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Menyandang nama Indonesia dan memiliki teknologi Eropa adalah senjata penting untuk SOIB buat menggoda pecinta moge di Indonesia. SOIB pun menjamin pelayanan purna jual bakal…

Senin 25 Januari 2016 | Berita Otomotif

Bandung, KompasOtomotif – Jeda peluncuran Toyota All New Fortuner dengan Mitsubishi Pajero cuma terpaut sesuatu pekan. All New Fortuner serentak diluncurkan Jumat (22/1/2016), dan Mitsubishi…

Rabu 6 April 2016 | Berita Otomotif

Termas de Rio Hondo – Juara dunia Formula1 (F1), Lewis Hamilton telah mendapatkan izin dari bos Mercedes F1 Toto Wolff, bagi coba motor MotoGP. Sekarang,…