Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Bos Yamaha Dukung Klasifikasi SIM Motor

Rabu, Februari 3rd 2016.

Jakarta -Klasifikasi Surat Izin Mengemudi bagi pengendara motor berdasarkan kapasitas mesin masih jadi wacana. Namun bos Yamaha mendukung langkah tersebut.

“Ini positif bagi saya, karena ini sama seperti di Jepang atau di Eropa,” ujar Presiden Director dan CEO Yamaha Indonesia, Minoru Morimoto di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Tidak sampai disitu, Minoru juga dirinya juga menuturkan, seandainya memang SIM benar-benar diklasifikasikan, maka mulai mengurangi tingkat kecelakaan di jalanan.

“Karena ketika orang mengendarai motor besar itu perlu teknik tersendiri, ketika orang mengendarai motor besar segera tancap gas kan sangat berbahaya. Bisa saja segera terjatuh, sehingga mereka butuh pelatihan,” ujarnya.

Lalu bagaimana dengan penjualan motor besar Yamaha di Indonesia ya apakah mulai terpengaruh? “Pasar motor besar? Model ini kan sangat tergantung dengan bea impor, pajak barang mewah dan kita tak milik pilihan (dengan mengikuti peraturan, yg membuat penjualan tak sebanyak motor dengan mesin kecil-Red),” katanya.

“Tapi konsumen kelas atas ingin bergaya dan tugas Yamaha itu melahirkan dan menjaga segmen ini,” tambahnya.

  (lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Bos Yamaha Dukung Klasifikasi SIM Motor

Senin 23 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Setelah lama dinantikan, akhirnya All New Kijang Innova resmi memulai debut dunia di Indonesia. Mengusung tema The Legend Reborn, MPV unggulan Toyota ini…

Selasa 29 Maret 2016 | Berita Otomotif

Palembang -Datsun Risers Expedition (DRE) tidak cuma menjadi ajang buat para risers menjelajahi bumi Nusantara. DRE yg melintasi sejumlah kota di Indonesia turut memperkenalkan mobil pabrikan…

Sabtu 20 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Apapun yg terjadi, Hyundai Mobil Indonesia (HMI) menyatakan komitmennya buat selalu beroperasi di Tanah Air. Ibarat Kapal harus selalu melaju meskipun badai…