PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK ISUZU

Surabaya- Jawa Timur

Menu

Bensin Lagi Turun, Saatnya Standar Emisi Naik Jadi Euro4

Selasa, April 12th 2016.

Jakarta – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pemerintah bagi langsung menerapkan standar emisi yg lebih tinggi yakni Euro4.

Apalagi, Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi menilai momentum penurunan harga bahan bakar minyak dua waktu ini dinilai tepat buat langsung menerapkan Euro4.

“Kita minta supaya dipercepat (penerapan Euro4) karena kalau Euro4 dipercepat itu mulai lebih baik. Kita manfaatkan momentum turunnya bahan bakar ini,” ujar Yohannes Nangoi di arena IIMS 2016, JI Expo, Kemayoran

Jika dibanding dengan negara-negara lain, baik di kawasan Asia maupun ASEAN, Yohannes menilai Indonesia jauh lebih tertinggal soal penerapan Euro4.

“Indonesia tinggal satu-satunya yg masih Euro2. Filipina saja telah Euro4 akhir tahun ini, India bahkan telah masuk Euro5. Seluruh Asia bahkan mungkin (Indonesia) paling terbelakang,” ungkapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebelunya menargetkan penerapan standar Euro4 pada 2018. Standar Euro4 bertujuan buat mengurangi pencemaran dan menekan angka polusi di Indonesia dan memperluas ekspansi ekspor.

Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Bensin Lagi Turun, Saatnya Standar Emisi Naik Jadi Euro4

Kamis 18 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Agen Pemegang Merek (APM) otomotif di Indonesia akan berguguran. Yang sesuatu merasa tak ada lagi prospek yg bagus dalam penjualan di Indonesia, satunya lagi terkendala…

Jumat 22 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Ekspor kendaraan dan bagiannya tahun 2015 naik tipis dibanding tahun sebelumnya. BPS mencatat ekspor sektor otomotif pada 2015 senilai US$5,42 miliar.Sumber: http://oto.detik.com

Senin 29 Februari 2016 | Berita Otomotif

Tangerang, KompasOtomotif – Ford Motor Indonesia (FMI) tak dapat pergi sebelum menunjuk pihak yg bertanggungjawab atas kelanjutan layanan konsumen. Dari informasi perwakilan diler, FMI tengah…