Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Begini Cara Merawat Dan Menjaga Kualitas Sabuk Pengaman

Kamis, Januari 7th 2016.

Jakarta -Kualitas dan cara kerja sabuk pengaman di mobil sangat berpengaruh besar dalam meminimalkan risiko di ketika terjadi kecelakaan. Walhasil menjaga dan merawat kualitasnya wajib dilakukan, terlebih caranya juga mudah. Bagaimana?

“Sabuk pengaman itu sudah menjadi fitur keamanan paling standar untuk pabrikan dan menjadi syarat mutlak buat mobil baru bagi dapat dipasarkan di negara maju. Mengapa? Karena perannya sangat besar dalam meminimalkan risiko ketika terjadi kecelakaan,” papar Edi Winarno, penasehat komunitas SUV dan penggiat keselamatan berkendara yg tinggal di Bekasi, Jawa Barat ketika dihubungi, Rabu (6/1/2016).

Menurut mantan manajer area di Jawa Tengah dari sebuah agen pemegang merek mobil itu, sabuk pengaman dirancang buat menahan pengemudi atau penumpang mobil agar tetap di tempat ketika terjadi kecelakaan.

Misalnya ketika mobil menabrak obyek yang lain dengan keras, atau dalam kecepatan tinggi kemudian berhenti dengan mendadak.

“Secara teori, saat dalam kecepatan tinggi mobil direm mendadak, maka mulai terjadi daya dorong yg sangat besar ke orang-orang yg ada di kendaraan itu. Mereka seperti dilempar ke depan. Nah, kalau tak ditahan sabuk, akibatnya sungguh fatal,” jelasnya.

Mengingat fungsinya yg seperti itu, Edi menyarankan agar pemilik mobil merawat dan menjaga sabuk pengaman agar kualitasnya terjaga. Terlebih seandainya mobil tersebut sudah berusia lima tahun lebih.

Sabuk pengaman umumnya terbuat dari bahan fabric atau webbing yakni bahan tenun yg kuat juga gampang menyerap kotoran dan debu, sehingga mengeras. Untuk mengembalikan kelenturannya, cuci sabuk tersebut dengan memakai cairan silikon atau sabun biasa, hingga kotoran hilang.

Bagian yg juga perlu dibersihkan adalah bagian pengunci atau latch. Umumnya kotoran yg ada adalah karat, sehingga menjadikan ujung sabuk sulit dipasang maupun dilepas.

Cara membersihkannya juga cukup mudah. Basahi bagian yg berkarat dengan alkohol atau spritus dan kemudian lap dengan kain kering yg bersih. Lakukan pembersihan dua kali hingga karat atau kotoran hilang.

Namun, seandainya telah akan ada tanda-tanda kualitasnya menurun dengan indikasi benang yg tercerabut atau terkelupas, sebaiknya diganti. Terlebih bila usianya telah lebih dari 15 tahun.

Untuk mengganti sebaiknya memakai seatbelt yg baru dan bukan bekas. Soalnya kualitas dari barang tersebut belum tentu terjamin.

(arf/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Begini Cara Merawat Dan Menjaga Kualitas Sabuk Pengaman

Minggu 20 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Calon konsumen Indonesia yg ingin memiliki Maserati Levante, tampaknya tak perlu berlama-lama menunggu. Sebab, tahun ini Maserati Indonesia memastikan mulai membawa Sport…

Kamis 29 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Musibah kepulan asap yg melanda Indonesia ketika ini, jadi pusat perhatian pemerintah dan dua negara tetangga karena ikut mengganggu kestabilan negara tersebut. Benarkah hal ini…

Senin 11 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Kia Mobil Indonesia (KMI) tampaknya menyerah menjual Carens. Kecurigaan muncul bila dipantau dari situs resmi perusahaan, model MPV 7-penumpang itu tak lagi…