Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Bedah Penyakit Spion Elektrik Mobil

Kamis, Desember 31st 2015.

Jakarta, KompasOtomotif – Hampir segala mobil masa kini telah memakai ”spion elektrik” bawaan pabrikan. Cukup pencet-pencet tombol khusus di dalam kabin, posisi kaca telah mampu disetel sesuai keinginan. Tapi kemudahan ini justru menjadi salah sesuatu hal yg kadang dikeluhkan.

Inilah yg kemudian memicu banyak toko aksesori membuka gerai khusus buat servis spion elektrik. Seperti yg ada di Sentra Otomotif Pasar Inpres, Duren Sawit, Jakarta Timur. Penyervis spion elektrik cukup banyak, rata-rata menangani berbagai keluhan yg itu-itu saja.

”Memang tak ada perawatan khusus bagi spion elektrik. Tapi kalau telah rusak, harus ke ahlinya. Membuka cover buat macam tertentu saja cukup sulit. Ada juga yg harus buka kaca, atau yg segera congkel,” kata Heri Midianto, pemilik toko The Art of Sound di Sentra Otomotif Pasar Inpres.

Menurut Heri, cuma ada beberapa penyakit spion elektrik yg tidak jarang dijumpai. Berikut ulasannya:

1. Motor pada kaca spion tidak berfungsi. Hal ini tidak yang lain karena usia. Saat komponen ini rusak, kaca tidak dapat digerakkan, atau dapat bergerak tetapi sulit. Efek lebih jauh, karena pengoperasian yg berat, saklar jadi kena imbas ikutan rusak. Solusinya, ganti atau servis motornya.

2. Saklar elektrik tidak berfungsi. Ini adalah komponen bagian dalam, yg biasa dipencet dan terletak pada kabin. Penyebabnya sama, karena usia dan seringnya dioperasikan. Komponen ini jauh lebih sulit penanganannya, karena sistem elektrikal di dalamnya tidak memakai kabel, tetapi sirkuit.

Tampaknya simpel, tetapi biaya yg dibutuhkan buat servis spion cukup mahal. Kerusakan paling ringan dapat dipatok Rp 250.000. Jika ganti atau servis sesuatu set, biaya yg disiapkan dapat mencapai Rp 800.000 hingga Rp 1,2 juta.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Bedah Penyakit Spion Elektrik Mobil

Jumat 4 Maret 2016 | Berita Otomotif

Bandung, KompasOtomotif – Setelah melaju di Bali, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali melanjutkan road show Hino FC Bus ke…

Kamis 28 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Mandiri Tunas Finance mengatakan, dengan hengkangnya Ford dari Indonesia tak mulai terlalu berpengaruh besar buat perusahaan pembiayaan kendaraan. Bahkan dirinya menilai, kepergian Ford dari pasar…

Sabtu 28 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Penandatanganan letter of intent (LOI) antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dengan Dorna Sport membuka kesempatan besar MotoGP digelar di…