Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Bajaj Lahirkan Motor Berbahan Logam Kapal Induk

Rabu, Februari 3rd 2016.

New Delhi -Bajaj Auto memperkenalkan motor bermesin 150cc yg diberi nama ‘Bajaj V’. Motor itu mengandung logam yg bersumber dari kapal pengangkut pesawat pertama India, INS Vikrant.

Laman The Hindu, Senin (2/2/2016) melaporkan, motor baru ini ditargetkan bagi segmen komuter. Motor ini dibanderol akan Rs 60.000 (Rp 12 jutaan).

“Bajaj V mulai mengantar era baru dalam sepeda motor komuter. Dari kapal INS Vikrant yg menjadi pahlawan yg terlupakan, kita membeli logam bekas, melelehkannya dan memberinya wajah baru,” kata Prediden Bajaj Auto, Eric Vas.

Penjualan motor ini mulai dimulai pada Maret mendatang. Bajaj Auto bakal memproduksi motor ini akan 5 Februari.

Managing Director Bajaj Auro, Rajiv Bajaj mengatakan, kapasitas produksi awal sebanyak 20.000 unit per buan. Namun, seandainya permintaan melebihi angka itu, skala kapasitas mampu diperbanyak.

Sementara itu, kapal INS Vikrant yg menjadi bahan dasar Bajaj V ini ditugaskan menjadi kapal induk pertama dari Angkatan Laut India pada 1961. Namun, kapal itu dinonaktifkan pada 1997. Pada November 2014, kapal induk itu dibongkar dan dijual sebagai besi tua. (rgr/lth)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Bajaj Lahirkan Motor Berbahan Logam Kapal Induk

Selasa 12 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 dimanfaatkan oleh PT V-Kool Indo Lestari, selaku distributor resmi kaca film merek V-Kool di Indonesia, buat…

Jumat 8 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Dibandingkan dengan Toyota, Honda dan Chevrolet, Suzuki paling akhir menghadirkan varian tertinggi disegmen kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV). Dreza…

Sabtu 6 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Melemahnya perekonomian berdampak pada pangsa pasar industri otomotif. Salah satunya yg dialami Suzuki Indonesia. Pangsa pasar produsen mobil yang berasal Jepang itu turun 2,5 persen…