Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Bahaya Mengecas Baterai HP Di Mobil

Selasa, Januari 5th 2016.

Jakarta -Saat ini banyak pemilik kendaraan yg kerap melakukan pengisian ulang baterai telepon seluler di dalam mobil. Alasannya beragam, mempermudah aktivitas dan tetap mampu memantau arus komunikasi di ponselnya meskipun tengah dalam berkendara.

Secara umum, pengisian baterai ponsel memakai output lighter yg terdapat di mobil. Bagi yg tak tersemat piranti tersebut, aksesorisnya kini bahkan sudah banyak tersedia di toko-toko aksesoris otomotif.

Namun, Anda tentu perlu mengetahui risiko besar di balik itu semua. Sebab, memakai power output yg berasal dari lubang pemantik api (lighter) mulai memperpendek masa pakai baterai gadget Anda.

Alasannya, ialah tegangan kelistrikan mobil yg kurang stabil, seiring dengan putaran mesin, atau hidup-matinya sistem kelistrikan mobil yg mendistribusikan arus listrik ka AC, audio dan lampu-lampu. Kondisi seperti ini kemungkinan mulai berpengaruh terhadap tegangan output pada alternator.

Dampak yg tak diinginkan juga bisa terjadi pada baterai handphone Anda. Menggembung atau bahkan meledak akibat terburuknya.

Anda telah harus melakukan pengisian melalui output lighter di mobil, ada dua yg dapat Anda antisipasi, yaitu, jauhkan dari benda-benda yg gampang terbakar seperti kertas, busa maupun kain. Lalu, gunakan baterai dan charger berkualitas yg sesuai dengan standar pabrikan ponsel atau gadget yg digunakan.

Selanjutnya adalah, perhatikan bila proses pengisian baterai mengakibatkan gadget Anda panas, langsung hentikan. Hindari melakukan telepon atau menerima telepon saat handphone sedang diisi ulang. Sebaiknya lepas charger dari gadget saat hendak digunakan.

Terakhir, jauhkan sinar matahari segera atau sumber panas yg berlebihan ketika menyimpan gadgdet Anda saat dicharge.

(ddn/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Bahaya Mengecas Baterai HP Di Mobil

Sabtu 7 November 2015 | Berita Otomotif

New Delhi -BMW dan TVS memang sudah menjalin kerja sama buat melahirkan motor baru. Keduanya dikabarkan sedang mengembangkan motor sport bermesin 300cc. Namun, kabar mengenai motor…

Rabu 9 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menargetkan penerapan standar Euro 4 di kendaraan bermotor pada 2018. Honda pun telah bersiap menyambut penerapan baru itu.…

Sabtu 9 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Wacana penetapan aturan mobil ramah lingkungan, Low Carbon Emission (LCE) masih belum jelas titik temunnya. Pemerintah masih menggantung LCE, sebagai lanjutan dari…