ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Awas Mobil Tanpa Sopir Memata-matai Penggunanya

Rabu, Januari 27th 2016.

Davos – Mobil otonom alias mobil tanpa sopir dapat memata-matai kegiatan Anda sebagai penggunanya. Maklum, sistem kerja mobil ini layaknya sebuah drone pengintai yg mengumpulkan data pada diri Anda dan lingkungan sekitar dimana Anda berada.

Seorang ahli di World Economic Forum seperti dikutip Info Wars, Rabu (27/1/2016) mengatakan, sistem kerja mobil ini memakai berbagai sensor yg memiliki kemampuan merekam hampir seluruh bagian dari perjalanan penggunanya. Termasuk kebiasaan pengguna ketika di dalam mobil.

“Ketersediaan dan resolusi pencitraan dari satelit, drone, mobil otonom, dan yg lainnya mulai selalu meningkat secara eksponensial,” tutur Chief Executive Officer Sedicii Innovation, Rob Leslie.

Menurutnya, teknologi mobil otonom seperti itu mulai mendorong terciptanya analisis algoritma, produk dan perusahaan yg semakin canggih. Pakar teknologi bersama mitra mereka di pemerintahan, coba bagi mentransformasikan mobil dari simbol kebebasan ke simpul pelacakan data terpusat yg dikendalikan oleh perusahaan mobil, asuransi, serta birokrasi pajak, serta pusat pengendalian mobil.

Serta peserta rapat forum ekonomi dunia, Davos Business Insider, Matthew Debord, sebelumnya mengatakan, pengumpulan data yaitu perekat yg mengikat kuat antara mobil tanpa sopir dengan kendaraan lainnya, Mereka mampu berkomunikasi melalui teknologi komunikasi antar kendaraan.

“General Motors bertaruh besar pada konektivitas tanpa kabel berkecepatan tinggi di segala mobil buatanhya,” kata dia.

Bahkan, pabrikan mobil mewah seperti BMW dan Audi dengan cepat meningkatkan kemampuan komunikasi digital mobil buatannya melalui smartphone.

“Google dan Apple juga bereksperimen secar agresif baik dalam perangkat lunak maupun perangkat keras melalui aplikasi Android Auto, mobil self-driving, dan Apple CarPlay,” paparnya.

Departemen Perhubungan sebelumnya sudah meminta pabrikan agar memasang teknologi komunikasi pada mobil dan truk yg dipasarkan di Amerika. Teknologi tersebut membuat kendaraan bagi berbagi keterangan tentang kecepatan dan arah kepada kendaraan yang lain melalui teknologi WiFi bagi mencegah kecelakaan.
“Kami berharap teknologi ini telah dipasang di tempatnya secepat mungkin,” ujar Menteri Transportasi Amerika Serikat, Antony Foxx.

Dan yg pasti, dengan teknologi tersebut memungkinkan polisi dengan gampang mengumpulkan data kecepatan mobil yg lewat cukup di pinggir jalan tanpa perlu memasang radar. Dengan cara itu pula, pemerintah pun mampu melacak pajak kendaraan buat menagih pembayaran pajak.

Sedangkan pabrikan mobil dan mitranya pemasok teknologi juga memiliki kepentingan buat pengumpulan data pribadi pemilik kendaraan berikut kinerja mobilnya. Kecepatan, lokasi pengendaraan, dan keterangan lainnya mereka butuhkan buat kepentingan iklan.

Cara seperti itu telah dikerjakan General Motors pada tahun 2011 melalui teknologi OnStar.

“Siapa yg mulai tertarik dengan data itu? Mungkin Anda bertanya seperti itu. Lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi,” kata Zach Bowman.
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Awas Mobil Tanpa Sopir Memata-matai Penggunanya

Kamis 29 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Mempunyai mobil memang menjadi harapan untuk masyarakat. Tetapi, belum tentu daya beli masyarakat segala sama. Bahkan bagi dua mobil tertentu dibutuhkan uang yg…

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

Hiroshima, KompasOtomotif – Meski telah tak memakai inflator kantung udara (airbag) dari pemasok komponen Takata di mobil barunya, Mazda Motor Corporation (MMC) kembali harus melakukan aksi…

Senin 11 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yg mulai berlangsung pada 7-17 April mendatang mendapat tanggapan positif dari Menteri Perindustrian Saleh Husin. Ia…