Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Aturan Wajib Helm Dicabut, Jumlah Pemotor Tewas Di Amerika Melonjak

Rabu, Januari 13th 2016.

Washington -Jumlah pemotor tanpa helm yg tewas dalam kecelakaan di Amerika Serikat sepanjang tahun dahulu melonjak tajam. Bahkan disebut sudah berada pada tingkat mengkhawatirkan.

Laporan American Journal of Surgery yg dilansir Autoevolution, Rabu (13/1/2016) menyebut, jumlah kematian pemotor tanpa helm itu diketahui dari hasil penelitian yg dikerjakan sebuah rumah sakit di Michigan. Penelitian tersebut dikerjakan selama tujuh bulan, dan terjadi setelah peraturan yg mewajibkan penggunaan helm untuk pemotor dicabut.

Pada tahun 2012, pemerintah lokal Michigan dan sejumlah negara bagian lainnya mencabut aturan yg mewajibkan penggunaan helm untuk pemotor berusia di atas 21 tahun. Helm tak wajib dipakai berlaku buat mereka yg sudah memiliki surat izin mengemudi dan memiliki pertanggungan asuransi senilai US$ 20.000 atau sekitar Rp 274 juta.

Laporan itu juga menyebut pusat trauma rumah sakit mencatat risiko pemotor yg kecelakaan dan dirawat di fasilitas medis meningkat empat kali lipat. Bahkan meningkat 28 persen sejak aturan wajib berhelm dicabut, dan 7 persen dibanding sebelum aturan dicabut.

Sementara jumlah kematian pemotor tanpa helm meningkat tiga kali lipat dibanding jumlah ketika aturan wajib helm berlaku. Jumlah korban kecelakaan yg sekarat di rumah sakit mencapai 10 persen dari total jumlah korban kecelakaan. Padahal, sebelumnya cuma 3 persen.

“Peningkatan korban meninggal pengendara tidak berhelm, sama besarnya dengan mereka yg kecelakaan akibat penggunaan alkohol,” sebut seorang sumber.

Adapun biaya perawatan korban kecelakaan tidak berhelm sudah meningkat dari US$ 20.970 atau sekitar Rp 287,3 juta menjadi US$27.760 atau sekitar Rp 380,31 juta. (arf/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Aturan Wajib Helm Dicabut, Jumlah Pemotor Tewas Di Amerika Melonjak

Sabtu 2 April 2016 | Berita Otomotif

Sakhir -Rio Haryanto mengakhiri beberapa sesi latihan bebas di barisan belakang. Kendati demikian, ia melihat sisi positif dari beberapa tes yg berlangsung kemarin, Jumat (1/4/2016). Rio…

Senin 7 Desember 2015 | Berita Otomotif

Paris, KompasOtomotif – Renault akhirnya menyatakan comeback di ajang balap F1 akan tahun depan setelah absen enam tahun. Hal ini ditegaskan CEO Renault-Nissan Carlos Ghosn,…

Senin 30 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Kondisi kendaraan memang cuma sedikit mempengaruhi keselamatan Anda selama perjalanan. Namun, bukan berarti kami mampu mengabaikan keadaan kendaraan juga. “Kendaraan porsinya sedikit. Tapi penting,” kata…