Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Aroma Motorsport Di Dua Hari Terakhir IIMS 2016

Sabtu, April 16th 2016.

Jakarta – Aroma motosport di ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 pada akhir minggu ini semakin kental.

Kompetisi offroad yg dibawa ke tengah kota lewat Rock Crawling Warfare memasuki babak-babak menegangkan setelah sesi pendahuluan minggu lalu. Sesi Sabtu (16/4/2016) dan Minggu (17/4/2016) ini menjadi penentuan siapa jawaranya setelah lima tahun tidak ada kompetisi Rock Crawling di Indonesia.

“Peserta yg pekan dulu milik penalti tinggi atau rendah sama-sama terbebani mental. Pasti berpengaruh ketika mereka harus melalui berbagai handycap di lintasan. Yang penaltinya paling kecil, itulah terbaik. Seperti pekan lalu, semoga sesi kali ini juga dapat memberi hiburan tersendiri bagi pengunjung IIMS 2016,” kata Reza Sanusi selaku penanggung jawab event ini.

Sementara itu, dari kancah Pertamax IIMS Drift War IV muncul wacana baru agar aksi para drifter semakin spektakular. Lintasan berkarakter highspeed sehingga mobil mampu digeber sampai gigi 3 dengan kecepatan mampu mencapai 100 km/jam.

Pada sesi tandem battle, mobil di depan harus berusaha menjauh dari mobil di belakangnya sementara yg di belakang wajib bermanuver sedekat mungkin dengan drifter di depannya. Berlangsung beberapa heat dan dibalik, yg tadinya di depan jadi di belakang sehingga kesempatan keduanya adil.

Khusus pada sesi kualifikasi, segala drifter dituntut aksi individu di atas lintasan dengan memperhatikan tiga kriteria dalam perebutan poin tertinggi dari empat juri internasional (tiga dari Jepang dan sesuatu dari Malaysia).

Ketiga kriteria tersebut adalah Line (jalur pengambilan), Style (keindahan meliukkan mobilnya termasuk unsur kecepatan), dan Angle (sudut pengambilan). Masing-masing unsur tersebut mulai diganjar porsi objektifitas penilaian 10%, 5%, dan 10% dari masing-masing juri tersebut.

Hal baru lainnya adalah kemasan entertainment di tikungan-tikungan tertentu dan di depan beberapa grandstand berbentuk ‘L’ untuk penonton. Area itu didesain khusus bentuk tikungannya sehingga memacu drifter untuk menekuk maksimal mobilnya dan memaksa ban kerja keras digerus aspal yg memunculkan asap tebal dan suara decitan besar ketika terjadi traksi ban dengan lintasan.

Inilah yg disebut Japanese Style di arena drifting karena masing-masing negara milik gaya tersendiri, termasuk Indonesia. Gaya Jepang digunakan tidak yang lain berkat sentuhan 100% teknis juri Jepang pada pembuatan disain layout lintasan. Dengan begitu, bobot kompetisi dan aspek hiburannya sama-sama tinggi.

“Akan sangat berbeda dengan yg selama ini kami jalankan. Babak kualifikasi berlangsung Jumat (15/4/2016) dan final pada Sabtu. Kalaupun hujan, lomba selalu digeber sepanjang unsur safety-nya terpenuhi,” kata Amroe Wahyudi, pimpinan lomba.

Jadi, memang banyak alasan kalau sebaiknya berakhir minggu di IIMS 2016 saja.

[ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Aroma Motorsport Di Dua Hari Terakhir IIMS 2016

Kamis 24 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mengendalikan kecepatan para pengemudi kendaraan bermotor di jalan, jadi sesuatu cara cegah angka kecelakaan. Tiap macam dan keadaan jalan milik aturan kecepatannya…

Jumat 22 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Menyusul rencana eskpor Suzuki Ertiga dari Indonesia ke Malaysia, ternyata berkaitan erat dengan kerja sama dengan Proton Edar. Ternyata, “mobil sejuta umat”…

Kamis 11 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Harley-Davidson tengah mencari partner baru sebagai diler di Indonesia. Beberapa perusahaan dikabarkan telah mendekati Harley, dan salah satunya adalah Astra. Benarkah? Di kalangan komunitas pemilik…