Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Apa Untungnya MotoGP Buat Pemerintah Dan Swasta?

Senin, Maret 14th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Proyek penyelenggara MotoGP dalam pandangan pihak Sirkuit Internasional Sentul membutuhkan beberapa pihak, yakni pemerintah sebagai pemegang izin dan swasta sebagai penyelenggara. Ada banyak keuntungan yg dapat didapat keduanya bila MotoGP jadi digelar di Tanah Air.

Irawan Sucahyono, Circuit Advisor Sentul, Senin (14/3/2016), menjelaskan, pihaknya tetap mengejar MotoGP karena telah menjadi skema bisnis, yakni menggelar lomba balap mobil dan motor bagi kelas nasional dan internasional. Usaha bakal selalu dikerjakan kendati ada wacana pemerintah mau mendirikan sirkuit baru.

Irawan bercerita, awalnya Sirkuit Sentul mengajukan penyelenggaraan MotoGP kepada pemerintah. Konsepnya, pemerintah yg meminta izin pada Dorna Sport lantas Sirkuit Sentul yg menyelenggarakan.

Keuntungan untuk pemerintah dari promosi Indonesia. Artinya, lebih banyak turis yg datang, bahkan menurut Irawan, Indonesia mulai mendapatkan lima stan di setiap sirkuit MotoGP dan mendapatkan jatah iklan di salah sesuatu sudut sirkuit. Logikanya, nama atau logo Indonesia terpampang setiap kali disorot kamera dan disiarkan ke segala dunia.

Sedangkan bagi swasta, tentu mampu untung dari komersialisasi. MotoGP dikatakan bisnis olahraga yg mampu menghidupi diri sendiri, sama seperti Formula Satu dan sepak bola. Investasi awal bagi persiapan disebut telah balik modal pada tahun kedua.

“Tetapi, kemarin kan diambil alih oleh pemerintah. Jadi malah ke mana-mana, padahal sebetulnya sangat gampang. Sentul main komersial, kalau ditanya uang cash memang enggak ada, tetapi aset kalian kan triliunan, kalau tekor ya orang yang lain enggak bisa diajak. Ini untung, makanya Sentul coba menggandeng dua rekan yg biasa dengan untung,” ucap Irawan.

Penyelenggaraan tetap butuh pemerintah karena MotoGP bukan cuma soal balap, melainkan juga jadi ajang unjuk diri pemerintahan sekaligus promosi negara.

“Ini yg lagi kalian bicarakan dengan pebisnis, kalian yakin tak mulai mampu 2017 selain di Sentul. Kalau kita yakin Dorna juga mau di Sentul karena Valentino Rossi masih balap,” katanya lagi.

Basis penggemar Rossi sangat besar di Indonesia. Juara dunia sembilan kali itu telah kadang tiba ke Indonesia, bahkan dua kali jadi bintang iklan, jadi sosoknya telah dikenal masyarakat.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Apa Untungnya MotoGP Buat Pemerintah Dan Swasta?

Jumat 12 Februari 2016 | Berita Otomotif

Stuttgart -Induk perusahaan Mercedes-Benz, Daimler AG, dikabarkan mulai menggelontorkan dana 2,6 miliar euro atau sekitar Rp 39,8 triliun buat mengembangkan mesin diesel generasi terbaru. Langkah itu…

Rabu 20 April 2016 | Berita Otomotif

Kuala Lumpur, KompasOtomotif – Pada Januari 2016, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan Ertiga bakal dipasarkan ulang oleh Proton dengan merek lokal. Lanjutannya, kini Proton…

Sabtu 23 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Toyota All New Fortuner bagi Indonesia dipasarkan dalam enam pilihan tipe, merupakan 4×4 DSL 2.4 A/T (VRZ), 4X4 DSL 2.4 A/T (G),…